Dark/Light Mode

Program Studi Manajemen Haji dan Umrah Penting Dikembangkan

Kamis, 14 Desember 2023 22:43 WIB
Kepala Unit Pengelola Program Studi Manajemen Haji dan Umrah Visitrip Nandar Iskandar Yuan (Foto: Istimewa)
Kepala Unit Pengelola Program Studi Manajemen Haji dan Umrah Visitrip Nandar Iskandar Yuan (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Program Studi (Prodi) Manajemen Haji dan Umrah (MHU) di kampus-kampus sudah sangat penting untuk dikembangkan. Hal itu disampaikan Kepala Unit Pengelola Program Studi (UPPS) Manajemen Haji dan Umrah Visitrip Nandar Iskandar Yuan.

“Pengembangan prodi ini dianggap sangat penting dan relevan terutama mengingat kompleksitas dan signifikansi penyelenggaraan ibadah haji dan umrah bagi umat Islam,” kata Nandar, dalam keterangan yang diterima redaksi, Kamis (14/12). 

Komisaris Utama PT Global Visa ini menjelaskan, ada beberapa alasan mengapa program studi ini dianggap penting. Pertama. kompleksitas penyelenggaraan ibadah haji dan umroh. 

Baca juga : Mahfud MD: Hilirisasi Penting Untuk Pertumbuhan Ekonomi

Kata dia, penyelenggaraan ibadah haji dan umrah melibatkan berbagai aspek, termasuk regulasi, logistik, keuangan, manajemen acara, pelayanan, dan koordinasi lintas instansi. “Program studi ini dapat memberikan pemahaman mendalam tentang semua aspek tersebut, mempersiapkan para profesional untuk mengelola proses tersebut dengan efisien,” jelas Nandar. 

Kedua, tingginya minat dan partisipasi masyarakat. Minat masyarakat terhadap ibadah haji dan umrah tetap tinggi. “Dengan adanya program studi khusus, akan lebih mudah mendidik dan melatih tenaga profesional yang memahami dinamika dan tuntutan industri ini,” terangnya.

Ketiga, dukungan terhadap peningkatan kualitas layanan. Program studi ini dapat menjadi wadah bagi pengembangan keterampilan dan pengetahuan yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas layanan dalam penyelenggaraan haji dan umrah.

Baca juga : Program TEKAD Menjanjikan, KPB Pertimbangkan Perluasan Lahan

“Tenaga profesional yang terlatih dengan baik dapat memastikan bahwa jamaah mendapatkan pengalaman ibadah yang aman, nyaman, dan bermakna,” ungkap Nandar. 

Keempat, kemajuan teknologi dan manajemen. Dengan perkembangan teknologi dan tren manajemen terkini, program studi ini dapat memberikan pemahaman yang mendalam tentang cara mengintegrasikan inovasi tersebut dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah, meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan.

Kelima, peningkatan keamanan dan kesejahteraan jamaah. Manajemen yang baik dalam penyelenggaraan haji dan umrah dapat berkontribusi pada peningkatan keamanan dan kesejahteraan jamaah. “Program studi ini dapat memberikan wawasan tentang praktik terbaik dalam memastikan keselamatan dan kesejahteraan jamaah selama perjalanan ibadah,” imbuh Nandar.

Baca juga : Di COP28, Pertamina Siap jadi Pemain Utama Penyimpan Karbon RI

Terakhir, pembentukan profesionalisme. Program studi ini tidak hanya memberikan pengetahuan praktis, tetapi juga membangun profesionalisme di kalangan individu yang akan terlibat dalam manajemen haji dan umrah. Hal ini dapat menciptakan standar tinggi dalam industri dan meningkatkan reputasi global.

“Pentingnya Program Studi Manajemen Haji dan Umrah mencerminkan kebutuhan akan sumber daya manusia yang terampil dan terlatih untuk mengelola penyelenggaraan ibadah ini dengan baik, memastikan bahwa aspek agama dan logistiknya diurus dengan penuh tanggung jawab dan profesionalisme,” tutup Nandar.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.