Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
PENDAHULUAN
Desa Kebontunggul merupakan salah satu desa yang di Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Desa ini memiliki empat dusun, meliputi Dusun Penunggulan, Dusun Sengon, Dusun Kudur dan Dusun Jemanik.
Desa Kebontunggul merupakan desa yang mayoritas masyarakatnya adalah petani. Tim pengabdian masyarakat Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya melaksanakan survei di desa ini, dan menemukan, di desa tersebut terdapat banyak produsen keripik singkong dan gethuk singkong yang mempunyai banyak limbah kulit singkong dari sisa produksi.
Selain itu, di Desa Kebontungul ada beberapa UMKM yang memproduksi keripik singkong dan gethuk, salah satunya, UMKM “Dua Putri Dewi”.
Pelaku UMKM memproduksi singkong dengan jumlah banyak, namun limbah kulitnya tidak dimanfaatkan. Kulit singkong biasanya dibuang begitu saja menjadi sampah. Padahal, kulit singkong bisa diolah menjadi alternatif pakan ternak, melalui beberapa tahap olahan sederhana.
Apalagi, kulit singkong mengandung nilai gizi yang cukup baik untuk mendukung pertumbuhan hewan yang ternak. Kulit pada umbi singkong bisa mencapai 16-20% dari total seluruh bagiannya. Salah satu solusi mengatasi masalah limbah kulit singkong adalah menjadikannya sebagai pakan untuk binatang ternak.
Jumlah limbah kulit singkong yang besar ini memiliki potensi, apabila dilakukan pengolahan dengan baik dan teknologi pengolahan pakan yang tepat akan menghasilkan bahan baku pakan yang berkualitas. Produksi singkong yang tinggi ini membuka peluang bahwa pemanfaatan singkong di Desa Kebontunggul menjadi pakan ternak ayam.
Baca juga : KPK Fasilitasi Tahanan Sholat Ied Dan Terima Kunjungan Keluarga
Pada umumnya, masyarakat menggunakan daun singkong sebagai sayuran untuk dikonsumsi, batang sebagai stek untuk menanam singkong, daging umbinya sebagai makanan pokok dan bahan baku industri, sementara kulit singkong tidak dimanfaatkan dan dibuang sehingga menjadi limbah kulit singkong dapat dimanfaatkan menjadi pakan ternak ayam yang potensial.
Dilihat dari potensi dan gizi yang terkandung di dalamnya maka kulit singkong merupakan bahan yang cukup berpotensi digunakan sebagai pakan ternak, tetapi pemanfaatannya belum maksimal. Kulit singkong mempunyai potensi sebagai pakan ternak ayam. Selain jumlahnya yang melimpah, kandungan nutrisi kulit singkong baik.
Teknik fermentasi banyak digunakan untuk meningkatkan kandungan nutrient, komponen pakan, terutama kandungan protein dan juga dapat mengurangi atau menghilangkan asam sianida. Teknologi fermentasi dilakukan sebelum kulit singkong diberikan pada ternak ayam. Kulit singkong merupakan limbah utama produk tanaman singkong.
Melalui proses fermentasi kulit singkong, selain dapat menurunkan kadar sianida, juga dapat meningkatkan kandungan protein bahan. Keterbatasan penggunaan kulit singkong disebabkan adanya kandungan zat antinutrisi, yaitu HCN.
Saat proses pengolahan, kulit singkong dicuci terlebih dahulu dengan air mengalir, lalu direndam dalam air garam selama 16 jam, kemudian kulit singkong dicuci kembali dengan air mengalir. Lalu lakukan pengeringan atau penjemuran selama 4-3 jam.
Kulit singkong yang kering ini dapat langsung di-copper atau digiling sampai kecil, meski tidak sampai halus, lalu campurkan dengan dedek dengan perbandingan 1: 1.
METODE PELAKSANAAN
Baca juga : Lapas Butuh Bangunan Baru
Pada tahap pertama, dilakukan survei serta wawancara atau observasi langsung kepada pelaku UMKM “Dua Putri Dewi” di Desa Kebontunggul. Tahapan ini dilakukan untuk mengidentifikasi masalah, potensi, dan kebutuhan serta mengumpulkan informasi yang dibutuhkan.
Tahapan selanjutnya, adalah yakni proses trial error, percobaan pembuatan produk olahan pakan ternak ayam, yang dilaksanakan berdasarkan pemahaman serta referensi l dari beberapa jurnal di internet, seperti Youtube dan sudah terbukti juga banyak yang sudah mengolah limbah kulit singkong tersebut dan terbukti aman sebagai pakan ternak ayam.
Sosialisasi menjadi rangkaian metode setelah proses trial error dan demonstrasi bertujuan mengenalkan proses pengolahan limbah kulit singkong menjadi pakan ternak ayam di Desa Kebontunggul. Sosialisasi dilakukan agar pelaku UMKM “Dua Putri Dewi” memahami cara memanfaatkan limbah dari kulit singkong, yang awalnya hanya dipakai sebagai olahan, kini bisa diolah menjadi pakan ternak ayam.
Tahapan selanjutnya, yaitu melaksanakan demonstrasi dengan pelaku UMKM “Dua Putri Dewi”, agar mereka memahami serta punya keahlian dasar dalam pembuatan pakan ternak ayam dari limbah kulit singkong. Harapannya, UMKM “Dua Putri Dewi” dapat memproduksi pakan ternak ayam ini secara rutin dan menjadikannya sebagai bisnis tambahan baru, sehinnga dapat bernilai ekonomis bagi UMKM “Dua Putri Dewi” Desa Kebontunggul.
HASIL DAN PEMBAHASAN
Program kerja pemanfaatan limbah kulit singkong menjadi produk pakan ternak ayam yang dilaksanakan di Desa Kebontunggul ini, sebagai rangkaian pengabdian kepada masyarakat. UMKM “Dua Putri Dewi” menerima program kerja ini, bahkan mendukung kegiatan, karena hal ini merupakan sebuah bentuk inovasi pemanfaatan limbah yang belum pernah diadakan sebelumnya di Desa Kebontunggul.
KESIMPULAN
Produk pakan ternak ayam menjadi salah satu program kerja tim pengabdian kepada masyarakat Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya yang dilaksanakan di Desa Kebontunggul.
Baca juga : Hanura Pastikan Tak Ada Jual Beli Rekomendasi Cakada
Program kerja pengolahan limbah kulit singkong menjadi pakan ternak ayam ini, ternyata memberikan manfaat bagi pelaku UMKM “Dua Putri Dewi”, berupa berkurangnya limbah kulit singkong, mengubah pandangan mengenai pengolahan limbah kulit singkong, munculnya peluang bisnis baru, serta meningkatnya pendapatan UMKM “Dua Putri Dewi” Desa Kebontunggul. (*)
Dito Firmansyah Rosidi
Dito Firmansyah Rosidi-Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Dito Firmansyah Rosidi-Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya