Dark/Light Mode

Unkris Komit Cetak SDM Unggul di Era Digital

Rabu, 26 Juni 2024 14:07 WIB
Wisuda Universitas Krisnadwipayana (Foto: Dok. Unkris)
Wisuda Universitas Krisnadwipayana (Foto: Dok. Unkris)

RM.id  Rakyat Merdeka - Universitas Krisnadwipayana (Unkris) berkomitmen untuk terus mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul di era digital, sebagai dukungan terhadap visi Indonesia Emas 2045. Karena itu, Rektor Unkris Ayub Muktiono mengajak seluruh sivitas akademika untuk adaptif dan inovatif terhadap perkembangan teknologi informasi yang sedemikian pesat.

Hal itu disampaikan Ayub pada Wisuda Sarjana ke-63, Program Magister ke-27, dan Program Doktor ke-11 yang digelar di Jakarta Convention Center pada Selasa (25/6/2024). Wisuda bertema “Digitalisasi Wujudkan SDM Tangguh Generasi Emas Indonesia” tersebut dihadiri Wakil Ketua MPR Syarief Hasan, Ketua Pembina Yayasan Unkris Prof Gayus Lumbuun, Ketua Pengawas Yayasan Unkris Ali Johardi, Ketua Yayasan Unkris Amir Karyatin dan jajarannya, Ketua LLDIKTI wilayah 3, Prof Toni Toharudin dan seluruh anggota Senat Unkris.

Menurutnya, pada era digitalisasi, mahasiswa sebagai generasi digital native, memiliki keunggulan untuk cepat memahami dan mengadopsi setiap perkembangan dan perubahan teknologi. Mahasiswa juga juga memiliki kemampuan memanfaatkan kemajuan digital untuk mengembangkan keterampilan dan mengakses informasi lebih efisien.

“Berbagai keunggulan tersebut menjadikan generasi muda terutama mahasiswa memainkan peran kunci dalam digitalisasi tidak hanya terbatas pada penggunaan teknologi, tetapi juga dapat menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Baca juga : Survei Indikator Politik Indonesia: Mad Ali Unggul Di Bursa Cagub Sulteng

Hal tersebut sejalan dengan kebijakan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim melalui program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Dalam kebijakan MBKM, mahasiswa diberikan kesempatan untuk belajar di luar kampus bahkan di luar program studi yang dipelajari.

“Program Mas Menteri ini sangat bagus, mahasiswa leluasa bekerja atau magang di luar kampus. Tentu saja, kurikulum kami juga menyesuaikan,” papar Ayub.

Melalui Lembaga Pengabdian pada Masyarakat, Unkris juga melakukan berbagai kegiatan yang terintegrasi dengan program MBKM berbasis Indikator Kinerja Utama (IKU) seperti pendampingan desa mitra, aksi sosial di wilayah bencana, dan melakukan riset indeks nilai kehidupan harmoni (IHAR) kota Bekasi.

Dia melanjutnya, guna mencetak lulusan yang lebih adaptif dan inovatif pada era digitalisasi ini, Unkris telah melakukan berbagai terobosan dan menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga baik dalam negeri maupun luar negeri. “Dalam satu dua tahun terakhir ini Unkris sedang giat-giatnya melakukan kerjasama dengan berbagai pihak untuk memberikan kesempatan kepada dosen dan mahasiswa belajar di luar kampus,” ucapnya.

Baca juga : PLN Gandeng Kominfo Perkuat Literasi Digital

Senada dengan Ayub, Ketua Pembina Yayasan Unkris Prof Gayus Lumbuun menegaskan, selain menghasilkan lulusan yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan kompeten di bidang ilmunya, Unkris juga berkomitmen mencetak sarjana-sarjana S1, S2 dan S3 yang mengenal bahasa IT (teknologi informasi).

“Perkembangan IT sedemikian pesat terjadi di tengah masyarakat, sehingga kita perlu terus mendorong sarjana-sarjana lulusan Unkris mengenal bahasa IT,” jelas Gayus.

Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua Yayasan Unkris Amir Karyatin mengatakan pentingnya Unkris mengambil langkah yang nyata untuk memastikan adanya relevansi yang kuat antara kurikulum dengan kebutuhan masyarakat dan bangsa terhadap peran lulusan pada masa yang akan datang.

“Unkris sebagai Lembaga pendidikan tinggi harus mampu membangkitkan suasana akademik yang dapat mendorong kecintaan kepada ilmu pengetahuan, memperkuat motivasi, dan merangsang kreatifitas para mahasiswanya. Selain itu, pendekatan yang diterapkan dalam proses belajar mengajar juga perlu disesuaikan dan semakin mendekatkan kampus dengan institusi dan lapangan terkait dari kiprah para lulusan, Hal ini akan menjadikan Unkris sebagai Universitas yang maju dan unggul,” katanya.

Baca juga : Sinergi Kemendikbudristek Dan Pemda Bangun Ekosistem Pendidikan Digital

Sebelumnya, Ketua Panitia Wisuda yang juga Warek 3 Unkris Parbuntian Sinaga dalam sambutannya mengatakan wisuda kali ini diikuti 1.449 wisudawan yang terdiri atas 1.193 wisudawan program sarjana (S1), 252 wisudawan program S2 dan S3.

Kepada seluruh wisudawan, Parbuntian mengingatkan bahwa wisuda bukanlah akhir dari segalanya, melainkan menjadi permulaan para lulusan untuk terjun ke tengah masyarakat. “Karena itu kami berpesan agar para wisudawan dapat memberikan manfaat kepada khalayak ramai,” tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.