Dark/Light Mode

Kolaborasi Dengan STMIK Primakara

Bobby: Digitalisasi Keuangan Modal UMKM Naik Kelas

Selasa, 21 Desember 2021 21:07 WIB
Wali Kota Medan Bobby Nasution mengunjungi Kampus STMIK Primakara, Denpasar, Sabtu (18/12) serta meninjau startup dan pelaku UMKM. (Foto: Istimewa)
Wali Kota Medan Bobby Nasution mengunjungi Kampus STMIK Primakara, Denpasar, Sabtu (18/12) serta meninjau startup dan pelaku UMKM. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Dalam kesempatan itu, Bobby juga memuji kiprah STMIK Primakara yang selama ini telah mampu menjadi jembatan bagi pelaku UMKM, khususnya startup. Ia pun mengundang pelaku ekonomi kreatif dan startup di Bali untuk berkunjung ke Medan dan melihat langsung beberapa produk yang bisa dikolaborasikan.

“Bagus isinya di sini. Mantap sekali pelaku UMKM dan startup binaan diinkubasi di sini. Kampus ini mampu menjadi jembatan pelaku UMKM ke pasar, Pemerintah, lembaga keuangan, dan lainnya,” ungkap Bobby, ikut menyeruput kopi buatan UMKM dan membeli sambal embe khas Bali.

Baca juga : Gandeng OJK, BI Genjot Digitalisasi Keuangan UMKM

Ketua STMIK Primakara Made Artana sepakat dengan Bobby mengenai pentingnya bagi UMKM mulai memisahkan keuangan pribadi dan keuangan bisnis. “Pemasalahan yang beliau potret menarik sekali bahwa di bidang pembayaran bukan saja masalah pembayarannya, tapi dengan digitalisasi pembayaran menyelesaikan beberapa permasalahan,” papar Artana.

Ia mendukung penuh upaya digitalisasi pembayaran yang diprogramkan Bank Indonesia (BI) melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). “Kalau sistem pembayaran STMIK Primakara bisa membantu gerakannya karena gerakan besar secara nasional dilakukan BI dengan menggunakan QRIS. Informasi dari BI, progresnya luar biasa, 13 juta di tahun ini dan harapannya 13 juta lagi di tahun depan,” ujarnya.

Baca juga : Pendapat Pakar, Hukuman Mati Di Kasus Asabri Bisa Guncang Pasar Modal Dan Hancurkan Investasi

Sementara itu, CEO Bithub Ida Bagus Agung Gunartawa menerangkan, kunjungan Bobby ke STMIK Primakara merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya konsolidasi menguatkan kolaborasi dan jejaring yang kuat dalam membangun ekonomi kreatif dan pemulihan ekonomi Bali.  Beberapa data menunjukkan, ekonomi kreatif Bali punya potensi dan akan berkembang ke depannya.

“Ini inline dengan output dari beberapa konsolidasi kami. Dari awal sejak kehadiran Bapak Menteri Koperasi dan UKM (Teten Masduki) sudah mengerucut salah satu strategi pemulihan ekonomi Bali adalah menemukan sumber-sumber ekonomi baru dimana ekonomi kreatif dan digital menjadi salah satu kandidat,” ungkapnya. [USU]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.