Dark/Light Mode

Antam Sulap Eks Pertambangan Liar Jadi Wisata Alam 

Kamis, 13 Januari 2022 20:28 WIB
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meresmikan Kawasan Wisata Ciguha River di kawasan Kampung Ciguha, Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Kamis (13/1). (Foto: Ist)
Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meresmikan Kawasan Wisata Ciguha River di kawasan Kampung Ciguha, Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Kamis (13/1). (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meresmikan Kawasan Wisata Ciguha River di kawasan Kampung Ciguha, Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Kamis (13/1).

Diketahui, Kawasan Wisata Sungai Ciguha atau Ciguha River dulunya merupakan tempat penambangan liar atau gurandil dan sempat tercemar limbah berat. Kini berkat kerja sama berbagai pihak kawasan tersebut telah berhasil 'disulap' menjadi kawasan wisata, yang sekaligus berperan sebagai sungai bio indicator terhadap pencemaran air demi mendukung SDG's.

Baca juga : RS YARSI Menjadi Rumah Sakit Syariah Pertama di DKI Jakarta

Adapun terbentuknya kawasan wisata ini diinisiasi para lokal heroes yang beberapa di antaranya merupakan mantan gurandil, yang juga mendapat dukungan dari PT Antam, serta unsur pemerintah setempat. "Berbicara masalah tambang selalu menguntungkan, di sisi lain kalau pengelolaannya tidak profesional tidak sesuai dengan aturan bukan hanya keuntungan tapi juga madharat yang ada," ujar Uu Ruzhanul Ulum. 

Pak Uu, panggilan akran Uu Ruzhanul, bersyukur atas perubahan yang terjadi. Kawasan eks tambang yang menjadi lebih hijau dan asri diharapkan mampu menghadirkan peradaban baru yang lebih indah dan tentram.

Baca juga : Ananda Sukarlan, Musisi Klasik Asia Pertama Terdaftar Di NFT

"Oleh karena itu dengan hijrahnya pola pikir masyarakat dan PT Antam, luar biasa atas nama Pemda Provinsi Jabar terima kasih mengubah Pongkor menjadi hebat, pulih seperti yang dirasakan kali ini. Alhamdulillah hari ini pengelolaan di sekitar Gunung Pongkor ini sudah sesuai semoga tidak ada kemadharatan," sambungnya. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.