Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Meski Kena Denda, Tak Bayar Sewa Lagi
Pemulangan Dua Boeing Menguntungkan Garuda
Kamis, 17 Februari 2022 07:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemulangan dua pesawat Boeing 777-300 ER ke lessor sejalan dengan upaya pemulihan kinerja Garuda Indonesia. Sebab, hal itu akan mengurangi beban keuangan meskipun ada denda yang harus dibayar maskapai pelat merah tersebut.
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, pada Minggu (13/2), pihaknya melakukan pengembalian satu pesawat Boeing 777- 300 ER, yang diberangkatkan dari Bandara Internasional Soekarno Hatta, Jakarta pukul 16.00 WIB menuju Victorville, California, Amerika Serikat.
Baca juga : Menteri BUMN Dukung Pembentukan Panja Penyelamatan Garuda
Hal ini sebagai bagian dari tindak lanjut kesepakatan negosiasi early termination atau percepatan pengembalian armada dengan Altavair, salah satu lessor yang menyewakan pesawat ke Garuda Indonesia. “Total ada dua armada B777- 300 ER yang akan dikembalikan. Satu sudah dilakukan.
Yang kedua, rencananya akan dilaksanakan Maret mendatang,” ujar Irfan dalam siaran pers, Senin (14/2). Ditegaskannya, Garuda akan terus mengintensifkan negosiasi bersama dengan lessor lainnya. Khususnya terkait dengan rencana percepatan pengembalian armada, mengacu pada aspek legalitas dan compliance yang berlaku.
Baca juga : Kok Bisa Negara Lain Ringan, Di Jepang Omicron Ancam Lonjakan Kematian
Menurut Irfan, hal tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mengoptimalkan strategi restrukturisasi armada. Dan selaras dengan langkah tranformasi bisnis serta pemulihan kinerja. Hal ini guna menjadikan Garuda Indonesia sebagai entitas bisnis yang semakin agile, adaptif dan berdaya saing.
Fokus tersebut salah satunya dilakukan melalui penyesuaian alat produksi, terhadap proyeksi kebutuhan pasar di era kenormalan baru. “Ini tentunya sesuai dengan strategi jangka panjang yang tertuang dalam business plan perusahaan ke depannya,” katanya. Ia menilai, dengan diperolehnya kesepakatan dalam mempercepat pengembalian armada bersama lessor, menjadi sinyal positif bagi perseroan.
Baca juga : Karen Vendela, Tak Semangat Nikah
“Kami optimistis, langkah ini menjadi bagian dari pemulihan kinerja yang saat ini juga tengah dioptimalkan melalui proses PKPU (Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang) yang masih berjalan,” ungkapnya. Pengamat penerbangan Gatot Rahardjo menilai, pengembalian armada ke lessor sangat menguntungkan Garuda Indonesia di tengah kondisi pandemi.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya