Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sebelumnya
Peta Investor SDG Indonesia adalah salah satu upaya kolektif yang sangat penting untuk mencapai tujuan tersebut. Peta tersebut dapat mendukung kolaborasi antara Pemerintah dan non-pemerintah yang dirancang untuk melayani 264 juta orang yang terdiri dari 1.300 kelompok etnis di 17.000 pulau.
“Peta tersebut secara memadai menangkap potensi investasi dan momentum kebijakan menggunakan intelijen pasar yang berdampak positif dan dapat berkontribusi positif terhadap SDGs,” ujarnya.
Deputi Bidang Perencanaan Penanaman Modal, Kementerian Investasi/BKPM, Nurul Ichwan mengatakan, saat pandemi Covid-19 menunjukkan tanda-tanda mereda, pemerintah di seluruh dunia harus menggunakan kesempatan ini untuk memfokuskan kembali tujuan investasi dan pertumbuhan ekonomi ke arah yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.
Baca juga : PMI Puji Polri Bongkar Kasus Investasi Bodong Indra Kenz Cs
“Pemerintah Indonesia menyambut baik peluncuran Peta Investor SDG Indonesia, yang akan mendukung upaya negara untuk secara dramatis memperluas peluang investasi, terutama yang memiliki kontribusi besar terhadap pencapaian SDG di Indonesia,” katanya.
Kepala Perwakilan UNDP Indonesia, Norimasa Shimomura mengatakan, ada investor di luar sana yang mencari peluang SDG, tetapi belum dapat membuat keputusan investasi mereka hanya karena terbatasnya informasi dan pengetahuan tentang pasar lokal. Memang, salah satu tantangan dalam memobilisasi pembiayaan sektor swasta untuk proyek SDG adalah terbatasnya ketersediaan data dan pengetahuan tentang kemungkinan investasi yang selaras dengan SDG.
“Dan di sinilah Peta Investor SDG Indonesia dapat membantu,” ujarnya.
Baca juga : Bertemu Dubes Ahmed, Moeldoko Ajak Bahrain Investasi Di Indonesia
CEO Temasek Trust, Cheo Hock Kuan mengatakan, saat Temasek Trust memulai perjalanan dalam impact investing, pihaknya melihat kebutuhan untuk mendukung kemajuan SDGs melalui pendekatan yang menghasilkan hasil sosial dan lingkungan yang terukur. Dia bangga menjadi mitra utama SDG Impact di Asia, dan berkontribusi untuk mendorong kesadaran, pengadopsian, dan penerapan Standar Dampak SDG di kawasan ini dengan cara yang berguna dan relevan dengan konteks Asia.
“Peta Investor SDG Indonesia yang diluncurkan hari ini akan memberikan berbagai model bisnis dan peluang investasi yang akan membantu memobilisasi sumber daya sektor swasta dan mempercepat kemajuan menuju SDGs,” ujarnya.
Direktur SDG Impact UNDP Fabienne Michaux menambahkan, ini merupakan suatu kehormatan untuk meluncurkan Peta Investor SDG Indonesia bersama dengan UNDP Indonesia, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional dan Kementerian Investasi dengan dukungan dari Temasek Trust. Premis dari Peta Investor SDG adalah untuk mengarahkan lebih banyak modal swasta ke pasar berkembang sambil secara bersamaan memajukan SDG menggunakan data yang mendalam dan menyelaraskan kebijakan pemerintah untuk mendukung investasi.
Baca juga : Perjalanan 10 Tahun Traveloka di Indonesia
“Dengan intelijen pasar yang sekarang tersedia dan dengan Standar Dampak SDG, investor, bisnis, dan pemerintah akan mengembangkan masa depan yang lebih tangguh dan sejahtera bagi manusia dan planet ini,” katanya.
Sebagai tindak lanjut, UNDP, mitra pemerintah, dan Temasek Trust berencana menyelenggarakan acara kolaboratif dan kegiatan lain untuk melibatkan investor dengan Peta dan Standar tersebut. Tujuannya adalah menciptakan ruang bagi sektor swasta yang memungkinkan dialog kebijakan untuk membangun ekosistem investasi berdampak di mana semua investasi dan kegiatan bisnis memprioritaskan keberlanjutan dan mengutamakan manusia dan planet ini dalam pengambilan keputusan. [DIT]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya