Dark/Light Mode

Lewat TJSL, Pertamina Patra Niaga Jabar Sabet 6 Penghargaan Di IGA 2022

Rabu, 23 Maret 2022 14:54 WIB
PT Pertamina (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dilaksanakan PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat menyabet 6 penghargaan di ajang Indonesia Green Awards (IGA) tahun 2022. (Foto: Ist)
PT Pertamina (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dilaksanakan PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat menyabet 6 penghargaan di ajang Indonesia Green Awards (IGA) tahun 2022. (Foto: Ist)

 Sebelumnya 
Eko menilai, dengan menyejahterakan manusia, alam, dan lingkungan maka Pertamina akan mampu mencapai pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan serta mendukung capaian tujuan pembangunan  erkelanjutan atau SDGs.

Sebagai contoh, salah satu program yang memperoleh penghargaan di kategori Mengembangkan Wisata Alam Konservasi yakni Desa Wisata Pantai Tirta Ayu berhasil memadukan upaya konservasi alam dengan pengembangan potensi lokal.

Kemudian, program konservasi keanekaragaman hayati berupa penanaman Pohon Saninten di wilayah Bandung Utara telah memberikan kontribusi bagi kelestarian pohon yang dilindungi.

Sejak tahun 2020, dengan adanya Program Desa Wisata Pantai Tirta Ayu yang dilaksanakan IT Balongan, di sepanjang pesisir Pantai Tirta Ayu Indramayu ditanami 2000 pohon cemara laut.

Baca juga : Dalami Pertemuan Romahurmuziy, KPK Duga Ada Kesepakatan Haram Pengurusan DAK Dan DID 2018

Cemara laut sendiri mempunyai berbagai manfaat bagi lingkungan, yaitu untuk rehabilitasi lahan dan konservasi tanah (RLKT) pantai berpasir.

Jenis pohon cemara laut mampu menahan angin laut dan uap laut yang mengandung garam sehingga mampu mendorong perbaikan lingkungan.

Penanaman cemara laut adalah salah satu teknik konservasi tanah secara vegetatif dan bersifat permanen sehingga dengan adanya cemara laut dapat meningkatkan agregasi perkembangan struktur tanah karena memperbesar granulasi dan porositas tanah, memperbaiki unsur hara dan meningkatkan kadar air tanah di bawah tegakan.

Selain itu juga, menurut penelitian dari IPB, penanaman 2.000 pohon cemara laut di Pantai Tirta Ayu dapat menyerap karbon sebesar 0,037 ton per tahun.

Baca juga : Jaga Pasokan, Pertamina Patra Niaga Pelototi Proses Distribusi Solar Bersubsidi

Sementara itu, konservasi Pohon Saninten (Castanopsis argentea Blume A.DC) yang dipilih karena merupakan salah satu jenis tumbuhan yang dilindungi dan termasuk IUCN Red List of Threatened Species 2018 berhasil menambah luasan hutan yang dikonservasi seluas 3 hektar dengan 1.000 bibit pohon Saninten di kawasan hutan Bandung Utara.

Eko memastikan Pertamina juga konsisten melaksanakan program pelestarian satwa dilindungi seperti badak bercula satu di Taman Nasional Ujung Kulon, pengelolaan sampah terpadu di kawasan urban Bandung, dan mengembangkan inovasi digital untuk meningkatkan awareness terhadap upaya pelestarian lingkungan dan konservasi alam.

"Program-program ini akan terus dikembangkan dan kami berharap akan semakin banyak muncul program serupa di wilayah lainnya,” ujarnya.

Ia berharap penghargaan yang diberikan kepada program-program TJSL di wilayah Regional Jawa Bagian Barat dapat terus memacu semangat perusahaan. Terutama untuk terus mengembangkan program-program TJSL di seluruh unit operasi yang berfokus pelestarian lingkungan dan pengembangan masyarakat secara berkelanjutan.

Baca juga : Ragukan Data Luhut, Banteng Jabar Sosialisasikan Ganjar Puan Di 2024

“Kami mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang kami terima. Kami juga mengapresiasi The La Tofi School of CSR atas diselenggarakannya kegiatan ini,” ucapnya. [KPJ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.