Dewan Pers

Dark/Light Mode

Sambut Delegasi G20 Di Yogyakarta, Bandara YIA Tampilkan Tarian Anoman Dan Ganongan

Jumat, 25 Maret 2022 10:02 WIB
Para penumpang pesawat memanfaatkan momentum untuk foto bersama para penari di Bandara Internasional Yogyakarta.
Para penumpang pesawat memanfaatkan momentum untuk foto bersama para penari di Bandara Internasional Yogyakarta.

RM.id  Rakyat Merdeka - Menjadi tempat pertama bagi delegasi G20 menginjakkan kaki di Yogyakarta, Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) memberikan sambutan dengan keramahtamahan Indonesia dan keistimewaan khas Yogyakarta.

Hal ini dilakukan dalam rangka mendukung delegasi G20 yang hadir pada Energy Transitions Working Group tanggal 23-25 Maret 2022.

YIA melakukan penyambutan kepada beberapa delegasi yang tiba di bandara dengan tarian Anoman dan Ganongan yang merupakan kolaborasi YIA dengan sanggar tari di Kulon Progo.

Tarian Hanoman, dalam kisah Ramayana memiliki makna sebagai gambaran tokoh penting yang gagah berani, yang gemar menebarkan kebaikan dalam seni wayang kisah Ramayana.

Sedangkan Bujang Ganong (Ganongan) atau Patih Pujangga Anom adalah salah satu tokoh yang energik dalam seni Reog Ponorogo.

Melalui makna tersebut, tersisip harapan melalui para delegasi, bahwa setiap agenda pertemuan G20 yang akan dilaksanakan dapat berjalan dengan baik dan lancar, serta dapat memberikan kebaikan bagi seluruh masyarakat dunia.

Berita Terkait : Transformasi Digital SDM, Chandra Asri Gandeng Darwinbox

Direktur Utama Angkasa Pura I, Faik Fahmi mengatakan, Angkasa Pura I sebagai operator Bandara Internasional Yogyakarta bersyukur dapat terlibat secara langsung dalam mendukung keamanan, keselamatan dan kenyamanan bagi delegasi yang hadir pada kegiatan Presidensi G20 di Yogyakarta.

Serta mengenalkan salah satu budaya Indonesia kepada dunia melalui Bandara Internasional Yogyakarta.

"Hal ini juga sejalan dengan visi dan komitmen kami untuk senantiasa memberikan keunggulan layanan yang menampilkan keramahtamahan khas Indonesia,” ujar Faik Fahmi, Jumat (23/3/2022).

Selain itu kata Faik Fahmi, guna memastikan kelancaran delegasi yang hadir, Angkasa Pura I telah menyiapkan telah menyiapkan jalur khusus bagi para delegasi yang tiba dan berangkat, terpisah dari jalur penumpang umum.

Selain itu, para delegasi pertemuan G20 di Yogyakarta yang tiba di YIA disambut dengan pelayanan terbaik dan ruang transit khusus yang merupakan kolaborasi dengan anak perusahaan, yaitu Angkasa Pura Hotels.

“Kami telah menyiapkan jalur dan area khusus bagi para delegasi. Mulai penyambutan saat tiba, kemudian proses check in dan pengecekan kesehatan, bagasi/pengambilan bagasi, hingga jalur kendaraan delegasi,” kata General Manager Bandara Internasional Yogyakarta, Agus Pandu Purnama.

Berita Terkait : Selama Gelaran MotoGP Di Mandalika, Bandara Lombok Layani 71.800 Penumpang

Tidak hanya melalui penyambutan kesenian dan budaya, YIA juga telah menyiapkan produk-produk UMKM unggulan yang berada di Kawasan Tugu Malioboro (KTM) dan Galeri Pasar Kotagede.

Telah disediakan lebih kurang 15 persen dari total area Komersial yang ditujukan untuk UMKM.

YIA bekerjasama dengan Dinas Koperasi & UMKM Provinsi DIY untuk pengelolaan UMKM Pasar Kotagede seluas 1.475 meter persegi yang dapat memfasilitasi 500 UMKM.

Dimana saat ini terdapat 431 UMKM yang berasal dari DIY dan Jawa Tengah.

Selain itu juga, bekerjasama dengan Java Connections Art Management, YIA telah memfasilitasi 200 UMKM di area gedung penghubung seluas 887 meter persegi.

Sejalan dengan penyelenggaraan agenda Energy Transitions Working Group dengan topik securing energy, accessibility, smart & clean energy technologies scaling up dan advancing energy financing.

Berita Terkait : Lestari Imbau Generasi Muda Tingkatkan Ketrampilan Hadapi Persaingan

Green Airport

YIA juga turut berpartisipasi dalam mewujudkan Green Airport yang senantiasa memperhatikan aspek pelestarian lingkungan hidup.

Salah satunya adalah pelestarian air dengan pemanfaatan air hujan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih di YIA.

Pemanfaatan air hujan dilakukan dengan membangun fasilitas rain water tank kawasan yang berfungsi untuk menangkap, mengumpulkan, mengolah, dan meresapkan air limpahan hujan untuk digunakan sebagai sumber air alternatif bagi keperluan operasional bandara.
 Selanjutnya