Dewan Pers

Dark/Light Mode

Manakib Realty Akuisisi Aerocity Kertajati, Kawasan Kota Metropolitan Aerotropolis Pertama Di Indonesia

Minggu, 27 Maret 2022 09:01 WIB
Penandatanganan CSPA saham PT PPRO BIJB Aerocity Development (PBAD) antara PT Manakib Rezeki, PT PPRO Tbk dan PT BIJB Aerocity Development, di Ritz Carlton, Jakarta, Sabtu (26/3). (Foto: Manakib Realty)
Penandatanganan CSPA saham PT PPRO BIJB Aerocity Development (PBAD) antara PT Manakib Rezeki, PT PPRO Tbk dan PT BIJB Aerocity Development, di Ritz Carlton, Jakarta, Sabtu (26/3). (Foto: Manakib Realty)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Manakib Rezeki (Manakib Realty) mengakuisisi kawasan komersial Aerocity Bandara Kertajati, Jawa Barat. Kawasan Aerocity Kertajati merupakan aerocity yang didesain sebagai kota aerotropolis pertama di Indonesia yang memiliki konsep kota mandiri.

Di dalam kawasan ini meliputi hotel taraf internasional, fasilitas haji dan umrah, rumah sakit internasional, apartemen, residensial komersial, gedung perkantoran, business park, industri dan arean logistik. Total luas kawasan hingga 3.480 hektare, yang ditopang keberadaan infrastruktur udara, darat, dan laut yang mumpuni.

Berita Terkait : Dibalik Dua Terowongan Kembar Pertama di Indonesia

Penandatanganan Conditional Sale Purchase Agreement (CSPA) saham PT PPRO BIJB Aerocity Development (PBAD) antara PT Manakib Rezeki, PT PPRO Tbk, dan PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Aerocity Development dilaksanakan di Ritz Carlton, Jakarta, Sabtu (26/3). Penandatangan dihadiri dan diresmikan secara langsung Menteri Ekonomi Malaysia Sri Mustapa Mohamed.

Dalam perjanjian tersebut, PT Manakib Rezeki mengakuisisi saham sebesar 51 persen PBAD, yaitu perusahaan pelat merah patungan antara BUMN dan BUMD. PT Manakib Rezeki merupakan anak usaha perusahaan Senandung Seputih SDN BHD asal Malaysia.

Berita Terkait : Menteri Johnny Realisasikan 6 Arah Strategis Peta Jalan Indonesia Digital

President Director PT Manakib Rezeki Hamzah M Ali mengatakan, dengan keunggulan akses udara (internasional) dan darat yang terintegrasi, Aerocity Kertajati akan menjadi pusat dan pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia, khususnya di Jawa barat. [WUR]