Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Operator Bus Diminta Perhatikan Kesehatan Pengemudi Dan Kernet
Menhub: Bahaya, Banyak Sopir Punya Darah Tinggi
Rabu, 30 Maret 2022 06:52 WIB
Sebelumnya
“Kalau sakit, berikan pengobatan. Memang ada BPJS Kesehatan, tapi secara intensif korporasi perlu memberikan perhatian khusus,” tegasnya.
Bukan hanya itu, BKS meminta seluruh operator memastikan armadanya dalam keadaan layak beroperasi. Salah satunya melakukan ramp check kendaraan, termasuk bus pariwisata.
Baca juga : Ratna Juwita Pertanyakan Progres Pengembangan Vaksin Merah Putih
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi mengungkapkan, berdasarkan survei, potensi pergerakan masyarakat akan meningkat selama Angkutan Lebaran 2022. Ini bisa terjadi setelah syarat perjalanan dengan tes antigen/ PCR (Polymerace Chain Reaction) dihapus dihapus untuk yang sudah divaksin..
Dari hasil penelitian tersebut, diperoleh data selain ke Jawa Tengah, potensi pergerakan masyarakat terbesar selanjutnya ke Jawa Timur dan Jawa Barat.
Baca juga : Potensi Ekonomi Digital Perlu Ditopang Kualitas Jaringan Dan Keamanan Data
“Dari hasil penelitian Badan Litbang Perhubungan, daerah tujuan terbesar, yaitu ke Jawa Tengah 26,8 persen atau 21,3 juta orang yang akan datang dari berbagai provinsi. Terutama dari Jawa Timur dan Jabodetabek,” ungkap Budi.
Kendaraan yang mendominasi perjalanan mudik adalah mobil pribadi, diprediksi sebanyak 21 juta orang atau 26 persen. Kemudian, sepeda motor 14 juta orang atau 18 persen. Disusul, bus 12 juta orang atau 16 persen, dan pesawat 9 juta orang atau 12 persen. Untuk kereta, di periode Idul Fitri ini, KAI menyiapkan kapasitas tempat duduk sebanyak 4,7 juta. [NOV]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya