Dark/Light Mode

Kinerja Produsen SCHOKO Moncer, Laba Bersih Tembus 200 Persen

Kamis, 7 April 2022 23:03 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) sepanjang tahun lalu menunjukkan kinerja yang moncer. Meski hadapi pandemi Covid-19, produsen cokelat SCHOKO ini mampu mencatatkan pertumbuhan penjualan serta laba bersih.

Penjualan bersih COCO tercatat naik 31,21 persen dari Rp 171,04 miliar menjadi Rp 224,43 miliar. Kenaikan didominasi oleh penjualan compound chocolate sebesar Rp 148,06 miliar disusul produk real chocolate sebesar Rp 60,16 miliar dan cocoa powder sebesar Rp 16,2 miliar.

Baca juga : BPS: Maret Produksi Padi Melimpah, Harga Gabah & Beras Turun

Peningkatan penjualan ini juga membuat laba bersih COCO tumbuh 211,62 persen dari Rp 2,73 miliar menjadi Rp 8,53 miliar. Dari sisi total aset, perusahaan juga mencatatkan peningkatan 40,54 persen dari Rp 263,75 miliar menjadi Rp 370,68 miliar.

Jumlah tersebut dikontribusikan dari peningkatan aset lancar sebesar 69,06 persen dari Rp 161,99 miliar menjadi Rp 273,85 miliar, sedangkan aset tidak lancar mengalami penurunan 4,85 persen dari Rp 101,77 miliar menjadi Rp 96,84 miliar.

Baca juga : Perkuat Tren Transaksi Margin, Ajaib Beri Biaya Broker Dan Bunga 0 Persen

Sekretaris Perusahaan COCO, Gendra Fachrurozi mengatakan, perusahaan akan mempertahankan pertumbuhan bisnis yang baik ke depannya. Pada tahun ini, perusahaan memanfaatkan penjualan selama Ramadan sembari menyelesaikan pembangunan pabrik baru dan melakukan penetrasi pasar.

“Kami melihat dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, kinerja COCO ikut menjadi membaik. Bulan Ramadhan tahun ini, kira-kira akan menyumbang 25 persen dari pendapatan Perseroan tahun ini,” ujarnya dikutip Kamis (7/4).

Baca juga : Kinerja Moncer, PGN Raup Laba bersih 303,8 Juta Dolar AS Pada 2021

Perusahaan juga terus melakukan penetrasi pasar domestik dan ekspor untuk mempertahankan kinerja pada tahun ini. Harapannya pandemi di domestik dan global terus membaik sehingga berimbas positif bagi perusahaan.

“Harapannya kinerja sepanjang tahun ini, secara konsolidasian perusahaan bisa mencatat pendapatan Rp 268 miliar. Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan kinerja tahun lalu yang mencapai Rp 224 miliar,” ungkapnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.