Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Swedia Pesta Gol 5-1 ke Gawang Tunisia
- S3 Ilmu Hukum Universitas Borobudur Tawarkan Pendidikan Berkualitas Berstandar Internasional
- PLN EPI Dorong CBG dari Limbah Sawit untuk Kurangi Emisi dan LNG
- Khofifah Ajak Alumni FH Unair Buka Peluang Magang Bagi Mahasiswa
- Tampung 245.980 Murid Baru, Disdik DKI SPMB Objektif, Transparan dan Inklusif
Pasar Khawatir Kenaikan Suku Bunga The Fed, Rupiah Rontok
Senin, 25 April 2022 10:01 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Rupiah pagi ini dibuka loyo. Rupiah dibuka Rp 14.464 per dolar AS atau melemah 0,72 persen dari perdagangan sebelumnya Rp 14.361 per dolar AS.
Mata uang Asia juga melemah. Yen Jepang minus 0,02 persen, dolar Hong Kong minus 0,01 persen, dolar Singapura minus 0,20 persen, won Korea Selatan minus 0,60 persen, peso Filipina minus 0,16 persen, rupee India minus 0,43 persen, yuan China minus 0,35 persen, ringgit Malaysia minus 0,38 persen, dan baht Thailand minus 0,11 persen
Baca juga : The Fed Mau Naikkan Suku Bunga, Rupiah Babak Belur
Analis Pasar Uang, Ariston Tjendra mengatakan, pelemahan rupiah karena pelaku pasar khawatir dengan kenaikan suku bunga acuan bank sentral AS The Federal Reserve (The Fed) yang agresif. Naiknya ekspektasi pasar ini dipicu oleh pernyataan sejumlah pejabat bank sentral AS.
“Gubernur Jerome Powell yang mendukung kenaikan suku bunga acuan AS sebesar 50 basis poin pada rapat berikutnya untuk memerangi inflasi,” ujarnya.
Baca juga : Gelar Pasar Tani, Kementan Pastikan Ketersediaan Telur Ayam Ras Di Jambi Aman
Da memprediksi, rupiah tertekan ke level Rp 14.380 hingga Rp 14.400 per dolar AS sepanjang hari ini. [DWI]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya