Dark/Light Mode

Gelar Bazar, Kemendag Serap Ayam Peternak Untuk Naikkan Harga

Senin, 1 Juli 2019 18:39 WIB
Ilustrasi peternak ayam.
Ilustrasi peternak ayam.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Perdagangan terus bergerak menangani masalah anjloknya harga ayam. Kementerian yang dipimpin Enggartiasto Lukita langsung menyerap pasokan daging ayam ras di peternak sebagai upaya menaikkan harga ayam ras potong yang tengah turun sekarang ini.

"Kemendag mengimbau kementerian dan instansi lain untuk turut menyerap pasokan daging ayam ras potong dari peternak," kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Tjahya Widayanti dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (1/7).

Baca juga : Jakarta Fair Kemayoran Rampung, Omset Naik 5-8 Persen

Kemendag juga meminta Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) untuk melakulan hal sama sesuai harga acuan pembelian di peternak yang ditetapkan dalam Permendag 96 Tahun 2018. Dalam hal ini, Aprindo dapat berkoordinasi dengan Asosiasi Rumah Potong Hewan Unggas Indonesia (Arphuin)."Langkah ini dilakukan untuk menstabilkan harga ayam ras potong," ujarnya.

Berdasarkan informasi dari peternak melalui Pinsar Indonesia, rata-rata harga nasional ayam ras potong di tingkat peternak per 25 Juni 2019 sebesar Rp12.826 per kg.
Harga ini berada di bawah harga acuan pembelian yang ditetapkan dalam Permendag Nomor 96 Tahun 2018, yaitu berkisar Rp18.000 per kg–Rp20.000 per kg.Sedangkan harga ayam ras potong di wilayah Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta, serta Jawa Barat berada di tingkat paling rendah dibandingkan wilayah lainnya.

Baca juga : Kemenpora Harap Masyarakat Rajin Olahraga

Tjahya menyatakan menurunnya harga ayam ras potong di tingkat peternak karena kondisi keseimbangan persediaan dan permintaan yang terjadi saat ini.Harga acuan pembelian di peternak pada Permendag 96 Tahun 2018 merupakan harga pembelian dalam kondisi normal, mulai dari komponen produksi hingga kondisi persediaan dan permintaan.

Berdasarkan pantauan Kemendag, lanjut Tjahya, saat ini cold storage yang dimiliki masing-masing rumah potong ayam (RPA) dalam kondisi penuh.Bahkan sebagian besar RPA harus menyewa cold storage baru untuk menyimpan karkas beku. Kondisi seperti ini belum pernah terjadi dalam kurun waktu tiga tahun terakhir.

Baca juga : Meski Anggaran Kementan Turun, Ekspor Pertanian Tetap Naik dan Kemiskinan Berkurang

Kementerianya, lanjut Tjahya, juga menggelar bazar daging ayam ras di lingkungan Kemendag dengan harga jual di tingkat konsumen sebesar Rp32.000 per kg.Kemendag juga mengimbau kementerian dan instansi lain untuk turut menggelar bazar serupa. Dengan berbagai upaya yang dilakukan pemerintah, diharapkan keseimbangan persediaan dan permintaan ayam ras potong dapat kembali pulih kepada tingkat yang wajar dalam waktu dekat ini. [KPJ] 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.