Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
Sebelumnya
Mantan Menteri Perindustrian itu menyebut, Lebaran kali ini jadi momen meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Khususnya pasca pandemi Covid-19.
“Kami berharap ekonomi meningkat, seperti pencapaian di kuartal II tahun lalu yang mencapai 7,07 persen,” kata Airlangga di Jakarta, Senin (2/5).
Baca juga : Arus Balik Lebaran, Polres Metro Bekasi Tambah Personel Di Titik Rawan Kemacetan
Ketua Umum Partai Golkar itu juga mengatakan, Lebaran tahun ini Pemerintah memprediksi ada sekitar 85 juta orang yang mudik. Kondisi ini membuat perputaran uang cukup besar untuk mendorong konsumsi masyarakat, mulai di perkotaan hingga pedesaan.
“Kalau 85 juta pemudik ini masing-masing membelanjakan Rp 1,5 juta saja, kontribusinya ke ekonomi sudah Rp 175 triliun. Ini angka yang cukup besar,” jelasnya.
Baca juga : Lebaran Besok, China Lakukan Buka Tutup Lokasi Shalat Id
Senada, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, libur Lebaran dan mudik menjadi momentum kebangkitan ekonomi nasional.
Sandi memperkirakan, dari total jumlah pemudik, 40 persen di antaranya akan berkunjung ke destinasi-destinasi wisata atau sentra ekonomi kreatif.
Baca juga : Zakat Fitrah Ajarkan Berbagi Dan Tumbuhkan Empati
Jika rata-rata pengeluaran wisatawan Rp 1,5 juta, maka potensi pergerakan ekonomi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif bisa mencapai Rp 72 triliun secara nasional.
Ditambah lagi, mudik juga akan memunculkan redistribusi atau perputaran uang ke daerah yang diperkirakan mencapai 75 persen. [NOV]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya