Dewan Pers

Dark/Light Mode

Mudik Lebaran Sukses

Ekonomi Tumbuh Positif

Senin, 9 Mei 2022 06:55 WIB
Suasana penumpang Kereta api Sawunggalih yang berangkat dari Stasiun Kutoarjo tiba di Stasiun Pasar Senen, Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (7/5/2022). (Foto: KHAIRIZAL ANWAR / RM)
Suasana penumpang Kereta api Sawunggalih yang berangkat dari Stasiun Kutoarjo tiba di Stasiun Pasar Senen, Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (7/5/2022). (Foto: KHAIRIZAL ANWAR / RM)

 Sebelumnya 
Mantan Menteri Perindustrian itu menyebut, Lebaran kali ini jadi momen meningkatkan per­tumbuhan ekonomi. Khususnya pasca pandemi Covid-19.

“Kami berharap ekonomi meningkat, seperti pencapaian di kuartal II tahun lalu yang menca­pai 7,07 persen,” kata Airlangga di Jakarta, Senin (2/5).

Berita Terkait : Arus Balik Lebaran, Polres Metro Bekasi Tambah Personel Di Titik Rawan Kemacetan

Ketua Umum Partai Golkar itu juga mengatakan, Lebaran tahun ini Pemerintah memprediksi ada sekitar 85 juta orang yang mudik. Kondisi ini membuat perputaran uang cukup besar untuk mendorong konsumsi masyarakat, mulai di perkotaan hingga pedesaan.

“Kalau 85 juta pemudik ini masing-masing membelanjakan Rp 1,5 juta saja, kontribusinya ke ekonomi sudah Rp 175 triliun. Ini angka yang cukup besar,” jelasnya.

Berita Terkait : Lebaran Besok, China Lakukan Buka Tutup Lokasi Shalat Id

Senada, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, libur Lebaran dan mudik menjadi momentum kebangkitan ekonomi nasional.

Sandi memperkirakan, dari total jumlah pemudik, 40 persen di antaranya akan berkunjung ke destinasi-destinasi wisata atau sentra ekonomi kreatif.

Berita Terkait : Zakat Fitrah Ajarkan Berbagi Dan Tumbuhkan Empati

Jika rata-rata pengeluaran wisatawan Rp 1,5 juta, maka potensi pergerakan ekonomi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif bisa mencapai Rp 72 triliun secara nasional.

Ditambah lagi, mudik juga akan memunculkan redistribusi atau perputaran uang ke daerah yang diperkirakan mencapai 75 persen. [NOV]