Dark/Light Mode

Ekspor Migor Kembali Dibuka Senin 23 Mei, Aturan DMO Dan DPO Diterapkan

Jumat, 20 Mei 2022 15:01 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers virtual, Jumat (20/5). (Foto: Humas Ekon)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers virtual, Jumat (20/5). (Foto: Humas Ekon)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, ketersediaan minyak goreng yang cukup dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat, merupakan prioritas utama pemerintah.

Airlangga menjelaskan, sejak kebijakan pelarangan ekspor sementara seluruh produk CPO dan turunannya diterapkan pada April lalu, pasokan minyak goreng curah pada bulan tersebut mencapai 211.638,65 ton per bulan. Atau melebihi kebutuhan bulanan nasional yaitu sebesar 194.634 ton per bulan.

Baca juga : Keran Ekspor Migor Dibuka Lagi, GAPKI: Terima Kasih Pak Jokowi

Kebijakan tersebut juga berdampak terhadap harga minyak goreng curah, yang turun dari Rp 19.800 per liter menjadi Rp 17.200 hingga Rp 17.600 per liter.

Untuk itu, dengan melihat kondisi pasokan dan harga minyak goreng saat ini, serta mempertimbangkan petani kelapa sawit dan tenaga kerja industri sawit yang cukup besar, Presiden Jokowi memutuskan membuka kembali keran ekspor minyak goreng, mulai Senin (23/5) mendatang.

Baca juga : Senin 23 Mei, Keran Ekspor Minyak Goreng Dibuka Lagi

"Kebijakan ini akan diikuti dengan upaya untuk tetap menjamin ketersediaan bahan baku minyak goreng, melalui penerapan aturan Domestic Market Obligation (DMO) dan Domestic Price Obligation (DPO) oleh Kementerian Perdagangan," kata Airlangga dalam konferensi pers tentang Kebijakan Minyak Goreng, Jumat (20/5).

“Sekali lagi saya tegaskan, kebijakan ini untuk menjamin ketersediaan bahan baku minyak goreng dan menjaga harga tandan buah segar (TBS) di level petani kelapa sawit, dengan harga yang wajar,” tandasnya.

Baca juga : Airlangga Tetap Waspada

Pemerintah akan menjaga DMO sebesar 10 juta ton minyak goreng, yang terdiri dari 8 juta ton minyak goreng dan 2 juta ton untuk cadangan. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.