Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - PT PLN (Persero) secara konsisten mendorong pengembangan sektor pertanian lebih maju, mandiri dan modern dengan memanfaatkan listrik melalui Program Electrifying Agriculture di seluruh pelosok negeri, termasuk di Papua Barat.
Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN memberikan bantuan senilai Rp 50 juta untuk pengembangan agrowisata petik buah naga Kelompok Usaha Petani Buah Naga SP4, Manokwari.
Program agrowisata tersebut memanfaatkan sinar lampu LED untuk menyinari tanaman buah naga dalam proses pembuahan.
Baca juga : Bamsoet Doakan Adik Jokowi-Ketua MK Selalu Bahagia Dan Berkah
Melalui penggunaan teknologi bertenaga listrik, para petani didorong untuk berinovasi dalam meningkatkan hasil produksi serta menekan biaya operasional.
Bupati Manokwari, Hermus Indou, pun menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen PLN yang telah mendukung terciptanya wisata petik buah naga pertama di Kabupaten Manokwari.
Selain dapat meningkatkan hasil produksi, sektor pariwisata juga akan terdampak dengan terpasangnya 150 lampu karena akan menghadirkan spot-spot cantik untuk berfoto di kebun pada malam hari.
Baca juga : BTN Dukung REI Wujudkan Rumah Rakyat Yang Berkualitas
"Prafi dengan daerah pertanian, saat ini sudah mulai berhasil mengembangkan tanaman buah naga karena kultur tanahnya yang subur. Saat ini dilanjutkan dengan pengembangan agrowisata petik buah naga yang akan menjadi daya tarik tersendiri," ujarnya.
Dana tersebut akan digunakan untuk pembelian dan pemasangan instalasi lampu-lampu di kebun buah naga seluas 7.500 meter persegi.
Bantuan lampu LED tipe 1215 lumen tersebut akan digunakan 10 jam per hari untuk memaksimalkan media penyinaran dalam proses pertumbuhan 300 pohon buah naga dengan jenis mawar yang dikenal memiliki daging tebal serta berkulit tipis ini.
Baca juga : Menteri Bintang Dukung Potensi Perempuan & Anak Di Maluku Utara
Sebagai penerima bantuan, salah satu perwakilan kelompok usaha petani buah naga, Sukibun, mengaku sangat berterima kasih terhadap bantuan yang diberikan oleh PLN.
Sukibun mengatakan, sebelumnya para petani hanya mengandalkan sinar matahari sebagai penerangan, namun dengan hadirnya bantuan ini proses pertumbuhan buah naga bisa menjadi semakin cepat.
"Biasanya kalau cuaca buruk atau tidak ada cahaya kami sering gagal panen atau kalaupun panen hasilnya tidak menentu dengan hasil panen maksimal sebanyak 40.000 kilogram. Puji Tuhan, PLN berikan bantuan pencahayaan lampu ini sebagai harapan bahwa peluang hasil produksi bisa meningkat," kata dia.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya