Dewan Pers

Dark/Light Mode

Luhut: Kinerja Ekspor Nanjak Berkat Hilirisasi, KADIN Harus Ambil Bagian

Kamis, 23 Juni 2022 21:10 WIB
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Istimewa)
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan meminta KADIN untuk tetap solid membantu kinerja pemerintah. Terutama, dalam proses pemulihan dan transformasi ekonomi pasca pandemi di Indonesia. Menuju visi menjadi negara maju pada tahun 2045.

Salah satu caranya, pertumbuhan ekonomi harus digenjot hingga mendekati atau lebih dari 6 persen.

"Di tengah tekanan ekonomi global, kinerja ekonomi Indonesia termasuk terbaik di dunia. Salah satu indikatornya, tingkat inflasi kita terjaga di angka 3 persen. Sampai akhir tahun ini, kita harus bisa menjaga inflasi di bawah angka 5 persen," ucap Luhut dalam sambutan virtualnya di Munas Khusus KADIN, Kamis (23/6).

Berita Terkait : HNW: Indonesia Banyak Bencana, BNPB Harus Diperkuat

Pasca pandemi, pemulihan ekonomi berjalan cepat. Pertumbuhan ekonomi Indonesia di Triwulan I Tahun 2022, relatif lebih baik dibanding banyak negara dunia.

Tingkat pengangguran berkurang, dari 6,26 persen pada Februari 2021 menjadi 5,83 persen pada Februari 2022.

Pertumbuhan ekspor RI juga merupakan salah satu yang tertinggi di dunia.

Berita Terkait : Kadin-Kejagung Akan Beri Edukasi Hukum Ke Para Pengusaha

Luhut menegaskan, Indonesia saat ini sedang melakukan transformasi ekonomi. Tak lagi mengandalkan komoditi ekspor mentah, tetapi juga sudah masuk pada turunannya.

Jika sebelumnya kita ekspor nickel ore, saat ini kita sudah mulai melakukan ekspor besi dan baja. Di masa depan, kita merambah baterai lithium dan mobil listrik.

"Hal ini membuat ekonomi kita menjadi lebih bagus. Saat ini, kita mencapai rekor ekspor tertinggi. Meningkat 70 persen, berkat kontribusi hilirisasi besi dan baja,” jelas Luhut.

Berita Terkait : Lazada Dan Baznas Perkuat Fasilitas Donasi Digital

Dia berharap, KADIN dapat mengambil peran dalam potensi pengembangan industri hilirisasi Indonesia. Saat ini, pembangunan di Indonesia telah lebih merata dengan munculnya industri-industri baru di wilayah timur Indonesia.

Terkait munculnya industri baru ini, Luhut mengingatkan, agar masalah lingkungan tetap diperhatikan.

“Jangan sampai, permasalahan lingkungan mencederai generasi yang akan datang dari masyarakat Indonesia,” tegasnya.
 Selanjutnya