Dark/Light Mode

Toyota Bakal Gelontorin Investasi Rp 27,1 Triliun

Lobi Airlangga Dan Agus Ke Jepang Berbuah Manis

Kamis, 28 Juli 2022 06:20 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Vice Chairman of the Board of Directors of Toyota Motor Corporation dalam pertemuan dengan Menko Airlangga di Tokyo, Jepang (26/07). (Dok: Kemenko Perekonomian)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Vice Chairman of the Board of Directors of Toyota Motor Corporation dalam pertemuan dengan Menko Airlangga di Tokyo, Jepang (26/07). (Dok: Kemenko Perekonomian)

 Sebelumnya 
“Indonesia dapat dijadikan in­dustrial base produksi EV untuk dipasarkan di kawasan ASEAN maupun di dalam negeri,” ujar Airlangga.

Selain itu, Toyota dapat berkon­tribusi dalam penurunan emisi serta penurunan impor bahan ba­kar fosil dengan mempopulerkan penggunaan EV di Indonesia.

Sebelumnya, President Toyota Motor Corporation Akio Toyoda yang pertama kali menjanjikan komitmen investasi di Indonesia ke­pada Presiden Joko Widodo dalam pertemuan KTT Osaka di 2019.

Baca juga : PLN Happy, Pemerintah Peduli Sama Masyarakat

Dalam waktu 3 tahun setelahnya, investasi Toyota telah mencapai Rp 14 triliun.

Menutup pertemuan tersebut, Airlangga menyampaikan Indo­nesia akan melibatkan kendaraan listrik produksi Toyota dalam perhelatan G20 November men­datang untuk para delegasi.

Bereskan Masalah Ekspor

Baca juga : Pencairan PEN Capai Rp 95,13 Triliun Hingga 3 Juni 2022

Di hari yang sama, Airlangga mengadakan pertemuan dengan Minister of Agriculture, Forestry and Fisheries (MAFF) Jepang, Kaneko Genjiro. Sejumlah isu penting dibahas dalam pertemuan ini. Salah satunya soal kendala dalam ekspor produk perikanan dan pertanian Indonesia ke Jepang, dan penyelesaian isu terkait ekspor produk Jepang ke Indonesia.

Untuk diketahui, saat ini masih ada pending issues mengenai akses pasar produk perikanan Indonesia ke Jepang dalam kerangka General Review (GR) Indonesian-Japan Economic Partnersip Agreement (IJEPA). Khususnya terkait eliminasi 4 pos tarif komoditi ikan tuna kaleng dari Indonesia.

“Pemerintah Indonesia ber­harap adanya dukungan dan komitmen dari Pemerintah Jepang untuk dapat memberikan eliminasi 4 pos tarif ikan tuna kaleng dalam kerangka General Review IJEPA,” kata Airlangga.

Baca juga : Kinerja GoTo Berada Di Jalur Yang Benar

Isu ini telah dibahas juga dalam forum Public Private Dialogue Track 1.5 antara Indonesia dengan Jepang. Dan disampaikan bahwa penyelesaian isu ini dapat dilaku­kan melalui GR IJEPA.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.