Dark/Light Mode

Hasil Rekapitulasi KPU
Pemilu Presiden 2024
Anies & Muhaimin
24,9%
40.971.906 suara
24,9%
40.971.906 suara
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58,6%
96.214.691 suara
58,6%
96.214.691 suara
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16,5%
27.040.878 suara
16,5%
27.040.878 suara
Ganjar & Mahfud
Sumber: KPU

Kurangi Dominasi Produk Impor

Chandra Asri Pasok Bahan Baku Pipa Air Minum

Selasa, 16 Juli 2019 21:54 WIB
Produk pipa air minum unggulan CAP, Asrene SP4808. (Foto: CAP)
Produk pipa air minum unggulan CAP, Asrene SP4808. (Foto: CAP)

RM.id  Rakyat Merdeka -
PT Chandra Asri Petrochemical Tbk  (CAP) siap bersaing memenuhi permintaan pasar domestik untuk bahan baku pipa air minum melalui produk unggulannya, Asrene SP4808. Impor bahan baku pipa pun bisa ditekan.

Direktur CAP Suryandi mengatakan, bijih plastik jenis High Density Polyethylene (HDPE) merupakan bahan baku untuk memproduksi pipa air minum bertekanan tinggi. Produk ini diperkenalkan CAP di dalam eksibisi tahunan Indowater 2019 yang diadakan di Jakarta Convention Center (JCC), 17-19 Juli 2019. 

Baca juga : Kanada Produsen Sampah Paling Banyak Di Dunia, AS No 3

“Pasar ini masih didominasi oleh impor hingga saat ini," ujarnya di Jakarta, Selasa (16/7).

Menurut dia, produk ini relevan dengan pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 yang sangat memprioritaskan pembangunan di bidang penyediaan air minum.

Baca juga : Naik 9 Persen, Ekspor Industri Manufaktur Melejit

“Dengan penambahan kapasitas produksi pabrik Polyethylene baru kami sebesar 400 KTA yang akan beroperasi di kuartal 4-2019, kami optimis dapat membantu pemerintah memenuhi kebutuhan proyek pembangunan infrastruktur nasional akan produk bernilai tambah dan berdurabilitas tinggi, khususnya untuk bahan baku pipa penyediaan air minum,” katanya. 
 

Melalui produk Asrene SP4808, CAP siap mendukung Instruksi Presiden No 2 tahun 2009 tentang Penggunaan Produk Dalam Negeri dalam Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Peraturan Pemerintah Nomor 29 tahun 2018 tentang Pemberdayaan Industri, dan Keputusan Presiden Nomor 24 tahun 2018 tentang Tim Nasional Penggunaan Produk Dalam Negeri, dalam upaya meningkatkan nilai Total Kandungan Dalam Negeri (TKDN).

Baca juga : Bicara Nasib PAN di Instagram, Amien Patahkan Maunya Zulhas

Untuk diketahui, CAP merupakan anak perusahaan PT Barito Pacific Tbk sebagai pemegang saham mayoritas, merupakan perusahaan petrokimia Indonesia terbesar yang terintegrasi yang memproduksi olefins dan polyolefins. CAP menggabungkan teknologi terkini dan fasilitas penunjang di Cilegon dan Serang, Provisi Banten. 

CAP merupakan satu-satunya produsen yang mengoperasikan naphtha cracker, dan juga produsen domestik tunggal ethylene, styrene monomer dan butadiene. Selain itu, CAP merupakan produsen polypropylene terbesar di Indonesia. CAP menghasilkan bahan baku plastik dan kimia yang digunakan untuk produk kemasan, pipa, otomotif, elektronik, dll. [DIT]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.