Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Teten: UKM Harus Punya Keunggulan Kompetitif Untuk Masuk Rantai Pasok Global
Sabtu, 27 Agustus 2022 18:32 WIB
Sebelumnya
Untuk itu, kata Teten, hal ini membutuhkan upaya dunia bersama-sama di antaranya, memastikan adanya respons yang andal dalam hal suppy di level nasional.
Di lain pihak memastikan bahwa pasar komoditas global berfungsi dengan baik, dan pemerintah perlu memprioritaskan government spending untuk memberikan bantuan kepada masyarakat kecil yang rentan akibat tekanan ekonomi.
Baca juga : Generasi Muda Harus Punya Ketahanan Ideologi Demi Indonesia Emas
Teten juga mengutip beberapa studi di antaranya yang dilakukan oleh OECD Working Party on SMEs and Entrepreneurship yang bekerja sama dengan UNCTAD (United Nations Conference on Trade and Development) dan mitra akademisi dari Swiss. Studi menemukan bahwa keterlibatan dalam Global Value Chain (rantai pasok global) akan menguntungkan UKM.
“Saya berharap melalui forum stakeholder consultation ini dapat membantu UKM untuk mengidentifikasi keunggulan kompetitif mereka dalam value chain, dan membantu UKM memahami bahwa identifikasi ini sangat penting untuk mengoptimalisasi partisipasi mereka dalam Global Value Chain,” imbuh Teten.
Baca juga : Sekjend MPR: Konstitusi Harus Mampu Adaptasi Hadapi Tantangan Global
Tak hanya itu Teten ingin, forum ini dapat memberikan rekomendasi yang bisa ditindaklanjuti secara multilateral, bilateral, atau regional. Baik berupa dukungan untuk kebijakan perdagangan yang mempermudah UKM masuk ke dalam Global Value Chain dan yang memberikan solusi untuk keperluan logistik mereka.
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyampaikan dalam sambutannya bahwa UKM berkontribusi signifikan dalam perekonomian negara, yaitu menjadi benteng pertahanan ekonomi nasional yang telah teruji ketahanannya sejak krisis ekonomi tahun 1998 hingga di masa pandemi ini.
Baca juga : KNPI: Pembunuhan Brigadir J Pintu Masuk Penataan Lembaga Polri
Bahlil juga mengungkapkan, berbagai tantangan global mempengaruhi kondisi perekonomian berbagai negara. Banyak tantangan termasuk di dalamnya dalam hal logistik dihadapi oleh seluruh dunia. Padahal, distribusi logistik merupakan hajat hidup bersama.
“Harus ada kebersamaan untuk bangkit dan memulihkan ekonomi di era pascapandemi ini. Untuk itu, harus ada kolaborasi yang positif antara pengusaha besar dengan UKM. Pemerintah telah mendorong hal ini yang dituangkan melalui peraturan. Sudah saatnya kita menjaga dan mendorong UKM naik kelas,” pungkas Bahlil. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya