Dewan Pers

Dark/Light Mode

Pertama Diujicobakan

PLN Gandeng IHI Jepang Gunakan Amonia untuk Co-firing PLTU

Jumat, 2 September 2022 15:44 WIB
Penandatanganan Nota Kesepahaman ini dilakukan oleh Executive Officer President of Global Marketing Sales Headquarter IHI Corporation, Kiyoshi Nihei (kiri) dan Direktur Pengembangan dan Niaga PT PJB, Iwan Purwana di Jakarta, Kamis (1/9). (Dok. PJB)
Penandatanganan Nota Kesepahaman ini dilakukan oleh Executive Officer President of Global Marketing Sales Headquarter IHI Corporation, Kiyoshi Nihei (kiri) dan Direktur Pengembangan dan Niaga PT PJB, Iwan Purwana di Jakarta, Kamis (1/9). (Dok. PJB)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT PLN (Persero) melalui anak usaha, PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) menggandeng IHI Corporation dalam penelitian, pengembangan hidrogen dan amonia sebagai bahan bakar pengganti batu bara (co-firing) untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

Penandatanganan Nota Kesepahaman ini dilakukan oleh Executive Officer President of Global Marketing & Sales Headquarter IHI Corporation, Kiyoshi Nihei dan Direktur Pengembangan dan Niaga PT PJB, Iwan Purwana di Jakarta, Kamis (1/9).

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan PLN memiliki semangat untuk mencapai target Carbon Neutral pada 2060 dan telah melaksanakan berbagai upaya untuk mewujudkannya.

Berita Terkait : Bangun Gerakan Energi Kerakyatan, PLN Ajak Pesantren Sediakan Bahan Baku Cofiring PLTU

PLN berkomitmen untuk bertumbuh kembang bersama lingkungan dan masyarakat di seluruh lingkup bisnisnya.

"Hingga saat ini kami selalu mendorong penggunaan co-firing di PLTU kami. Saat ini PLN telah berhasil mengimplementasikan co-firing di 32 PLTU dan 15 PLTU yang dalam tahap uji coba," kata DarmawanK.

Kerja sama tersebut memperkuat komiten PLN dalam mengedepankan uenergi bersih terutama penggunaan amonia untuk mendukung pencapaian carbon neutral di 2060

Berita Terkait : Kerja Sama Kepemudaan, KNPI Gandeng National Youth Council Of Russia

PJB sebagai anak perusahaan PLN bersama IHI Corporation memiliki kesamaan dalam akselerasi dekarbonisasi yang menggunakan teknologi alternatif seperti co-firing dan mono-firing.

IHI adalah perusahaan yang bergerak dalam bisnis penyediaan solusi pengurangan karbon dalam pengoperasian pembangkit yang ada.

Direktur Pengembangan dan Niaga PT PJB, Iwan Purwana menjelaskan, penggunaan amonia sebagai bahan bakar dapat mendorong tercapainya energi yang lebih hijau.

Berita Terkait : Universitas Pertamina Gandeng TNI Salurkan Beasiswa Ujung Negeri

Hal ini dikarenakan amonia NH3 tidak mengandung unsur karbon, sehingga tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca.

Di tengah industri ketenagalistrikan yang semakin dinamis, penggunaan co-firing ini menjadi salah satu pilar dalam transformasi di tubuh PLN di mana PJB berperan penting dalam pengembangan co-firing di PLTU yang dikelolanya.

Melalui kerja sama ini, Iwan berharap akan mempercepat proses transisi energi demi Indonesia yang lebih hijau.
 Selanjutnya