Dewan Pers

Dark/Light Mode

Gairahkan Masyarakat Gunakan Layanan Perbankan

Bos BCA Perluas Jangkauan Kredit

Selasa, 13 September 2022 07:30 WIB
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja (kiri) saat membeberkan cara perusahaan survive pasca pandemi 
Covid-19 kepada Direktur Utama dan CEO Rakyat Merdeka Kiki Iswara di Menara BCA, Jakarta, Senin (22/8). (Foto: Patra R.S/RM).
Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja (kiri) saat membeberkan cara perusahaan survive pasca pandemi Covid-19 kepada Direktur Utama dan CEO Rakyat Merdeka Kiki Iswara di Menara BCA, Jakarta, Senin (22/8). (Foto: Patra R.S/RM).

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Bank Central Asia (BCA) Tbk tidak rela pertumbuhan kinerjanya terhambat oleh pandemi Covid-19. Selain memperluas jangkauan pembiayaan, BCA juga memperkuat sistem layanan digital payment.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, pihaknya ingin menggairahkan kembali aktivitas masyarakat menggunakan layanan perbankan pasca-terdampak pandemi.

“Kami terus mengedukasi nasabah untuk melakukan digital payment. Karena kami coba mentransformasi (layanan bank) ke online, digitalisasi yang belum pernah dilakukan sebelumnya,” ujar Jahja saat menerima Tim Rakyat Merdeka di kantornya, Senin, 22 Agustus lalu.

Berita Terkait : Ribuan Masyarakat Borobudur Meriahkan Perhelatan G20 Bidang Kebudayaan

Dengan begitu, sebagai lembaga perbankan, pihaknya bisa meneruskan dana yang ada untuk dimanfaatkan lebih optimal oleh masyarakat.

Jahja mengibaratkan, sistem pembayaran perbankan seperti darah dalam tubuh. Bila aliran darah terganggu, maka tubuh ikut mengalami gangguan.

“Jadi, payment system harus dibuat lancar. Kita punya tiga data center untuk menjaga ketersediaan informasi atau penggunaan digital,” katanya.

Berita Terkait : Bhinneka Life Hadirkan Inovasi Layanan & Produk Kebutuhan Asuransi Jiwa

Akibat pandemi pun, dia menyadari, pihaknya tak bisa hanya mengandalkan satu jenis kredit saja, seperti modal kerja, yang selama ini menjadi salah satu andalan emiten berkode saham BBCA ini.

Lalu, Pemerintah juga tengah gencar mendorong para pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) untuk Go Digital.

Jahja pun melihat, mengembangkan sektor UMKM akan menjadi kesempatan bagi BCA kembali bangkit dari pandemi yang telah berlangsung sejak akhir 2019.

Berita Terkait : Mensos Risma: Bantu Tetangganya Yang Berhak Untuk Dapat BLT BBM

“Kami lihat, kesempatan ada di UMKM. Sambutan nasabah luar biasa, pengusaha senang diberikan plafon (fasilitas kredit),” tuturnya.

Dia menjelaskan, konsep pembiayaan yang diberikan kepada UMKM, bukan sekadar memberikan pinjaman. Tapi juga ikut mendampingi agar usaha yang dijalankan berjalan baik. Termasuk, meningkatkan kualitas produk UMKM hingga membuka akses ke pasar global.
 Selanjutnya