Dark/Light Mode

Tren Fashion Anak Melesat, HeyBaby Hadirkan Princes Series Dan Back To School

Kamis, 22 September 2022 12:17 WIB
Foto: dok. HeyBaby
Foto: dok. HeyBaby

RM.id  Rakyat Merdeka - Perkembangan dunia fashion sangat pesat. Tak terkecuali dengan fashion anak. Berbagai model pakaian dan aksesoris bayi dan anak juga tak ingin ketinggalan zaman. Orangtua pun turut andil dalam mendadani buah hatinya sesuai dengan karakter si kecil.

Brand Manager HeyBaby, Yunita mengatakan pesatnya dunia fashion anak dipengaruhi dengan tren yang berkembang di kalangan remaja dan dewasa.

HeyBaby menyediakan pakaian bayi dan anak dengan berbagai desain dan motif. Dengan kualitas terbaik untuk anak, HeyBaby menyediakan tema fashion dengan kategori Outfit Of The Day Spesial Holiday, Princess Series, dan Back to School.

Baca juga : Kolaborasi Anak Muda dan Tokoh Senior Bangun Solidaritas

Tersedia juga pakaian anak pria dan perempuan, sepatu, sandal, prewalker, kaos kaki, piyama dan juga aksesoris lainnya. "Saat ini beberapa aksesoris dibuat khusus anak-anak dengan desain yang lebih menarik dan cocok digunakan oleh bayi dan anak usia Sekolah Dasar (SD)," ujar Yunita pada RM.id, Kamis (22/9).

Sementara itu, transaksi fashion bayi dan anak lebih tinggi dibanding fashion dewasa. Salah satu faktornya, karena belanja pakaian bayi dan anak relatif lebih sering dibandingkan orang dewasa.

“Tumbuh kembang bayi dan anak lebih cepat, menyebabkan orangtua juga harus meng-upgrade pakaian baby and kids sesuai dengan kebutuhan,” ungkap Yunita.

Baca juga : Zul Jawab Serius Dan Bercanda

Tantangan dalam fashion anak, ujar Yunita, tak hanya terletak pada modelnya saja. Bahan dan pemilihan warna juga menentukan.

Menurutnya pakaian anak membutuhkan pilihan kain yang lebih nyaman dan bahan tidak menyebabkan iritasi pada kulit. Tingkat kenyamanan serta kualitas bahan harus menjadi prioritas utama agar anak tetap leluasa saat melakukan aktivitas sehari-hari.

Kulit bayi dan balita yang sensitif harus menjadi fokus orangtua dalam memilih jenis pakaian yang hendak dikenakan. Misalnya berbahan katun, kaos, atau bahan lain yang mudah menyerap keringat.

Baca juga : HNW: Pancasila Alat Pemersatu, Bukan Pemecah Belah

“Motif yang digunakan juga menyesuikan gender atau memang motif yang bisa digunakan untuk unisex,” ujar Yunita. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.