Dark/Light Mode

Situasi Ekonomi Tahun Depan Bakal Lebih Gelap

Jokowi: Kalau Ada Uang Di APBN Dieman-eman

Jumat, 30 September 2022 06:20 WIB
Presiden Jokowi. (Foto: Instagram @jokowi).
Presiden Jokowi. (Foto: Instagram @jokowi).

 Sebelumnya 
Sedangkan neraca perdagangan Indonesia mencetak surplus dalam 28 bulan berturut-turut, yakni sebesar 5,7 miliar dolar AS.

“Ini gede banget loh angka surplusnya. PMI (Purchasing Managers Index) Manufaktur kita angkanya 51,7 di atas global,” ungkap Jokowi.

Sri Mulyani mengaku siap melaksanakan perintah Presiden Jokowi terkait APBN yang harus dikelola secara hati-hati.

Baca juga : Pesan Jokowi Ke Sri Mul: Jaga APBN Kita, Dieman-eman

“Membuat kita bisa melihat jauh lebih baik. Karena kalau minta belanja yang macam-macam, tidak jadi hati-hati,” ujarnya.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mencatat, mayoritas belanja negara belum mencapai 60 persen, meski ter­sisa beberapa bulan lagi sebelum tahun fiskal 2022 berakhir.

Menurutnya, belanja akan cukup besar terealisasi di 3 bu­lan terakhir tahun ini. Adapun hingga Agustus 2022, realisasi belanja negara baru 53,3 persen dari target tahun ini Rp 3.106 triliun. Belanja Pemerintah Pusat baru mencapai separuhnya, sedangkan transfer ke daerah sudah nyaris 60 persen.

Baca juga : Tiba Di Halmahera Barat, Presiden Jokowi Langsung Hampiri Masyarakat

Sri Mulyani juga optimis ekonomi Indonesia bakal lebih baik dibandingkan negara lain. Menurutnya, tidak semua warga di negara lain, bisa menikmati kehidupan layaknya orang Indonesia.

Di Inggris, Sri Mulyani men­contohkan, masyarakat mengha­dapi kesulitan ekonomi karena nilai tukar poundsterling jatuh sampai 20 persen terhadap dolar Amerika Serikat.

“Pasti banyak negara pertumbuhan ekonominya melemah atau menurun, kita masih menanjak,” ucapnya.

Baca juga : Jokowi: Jangan Sampai Yang Di Bawah Resah

Presiden Direktur UOB Indonesia Hendra Gunawan memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia akan berada di level 5 persen.

Selama masa pandemi Co­vid-19, kata Hendra, Pemerintah mampu menavigasi perekonomian Indonesia untuk bangkit. Bahkan, pembangunan infrastruktur terus berjalan konsisten. [KPJ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.