Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
RM.id Rakyat Merdeka - Berdasarkan kajian Institute for Essential Services Reform (IESR), potensi teknis listrik surya atap (solar rooftop) untuk bangunan rumah tangga Indonesia mencapai 655 Giga Watt Peak (GWp), dan potensi pasarnya mencapai 116 GWp.
Di Jakarta saja, potensi listrik surya atap untuk gedung perkantoran Pemerintah DKI Jakarta, gedung utama kemente- rian, rumah sakit, dan mall mencapai 22 MWp.
Baca juga : Pemilih Golkar Puas dengan Kinerja Airlangga Hartarto
Surabaya memiliki potensi yang juga tinggi, mencapai 35 MWp untuk bangunan pemerintah, mall, rumah sakit, dan universitas.
Studi pasar yang dilakukan IESR juga menunjukkan adanya kemauan masyarakat untuk memasang solar rooftop. Jabodetabek memiliki potensi pasar 13 persen dari jumlah masyarakat sedangkan Surabaya 19 persen.
Baca juga : BPJS Ketenagakerjaan Gelar Belitung Geopark Internasional
Jumlah ini bila dioptimalkan dapat mencapai kapasitas akumulatif 1,9 GWp di Jabodetabek, dan 279 MWp di Surabaya untuk kalangan rumah tangga saja. [TIM]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya