Dark/Light Mode

Diharapkan Tuntas Sebulan

Erick Dorong Usulan Bunga Nol Persen Untuk Usaha Mikro

Senin, 20 Februari 2023 10:10 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir (tengah) bersama Wakil Menteri BUMN: Pahala Mansyuri (kiri) dan Kartika Wirjoatmodjo (kanan). (Foto: Istimewa)
Menteri BUMN Erick Thohir (tengah) bersama Wakil Menteri BUMN: Pahala Mansyuri (kiri) dan Kartika Wirjoatmodjo (kanan). (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri BUMN Erick Thohir terus mendorong pendanaan murah bagi para pelaku usaha mikro.

Terkait hal tersebut, Erick telah menyampaikan usulan pemberian bunga pinjaman nol persen untuk pelaku usaha mikro kepada Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo.

"Saya sudah mengutus dua Wamen (Wakil Menteri BUMN) Pak Pahala dan Pak Tiko, untuk membahas ini dengan BI. Kita berharap, satu bulan bisa tuntas," ujar Erick di Jakarta, Senin (20/2).

Kedua wakil menteri BUMN, Pahala Mansury dan Kartika Wirjoatmodjo masing-masing membahas pendanaan BUMN di sektor pangan dan perluasan pendanaan untuk program Mekaar.

Erick mengatakan, usulan ini telah mendapat lampu hijau dari Presiden Jokowi dalam rapat terbatas beberapa waktu lalu.

Baca juga : Syarief Hasan Ingin Kemudahan Akses Dan Pendampingan Untuk Ultramikro

"Tinggal bagaimana kita mendorong hal ini menjadi kenyataan. Jangan sampai kesannya, yang besar dapat bunga jauh lebih besar dari yang mikro. Ini yang selalu kita coba seimbangkan," tutur Erick.

Menurutnya, sektor usaha mikro yang masuk dalam UMKM, punya andil besar dalam menopang perekonomian nasional.

Sektor UMKM memiliki kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia hingga 62,55 persen. Serta menyumbang serapan tenaga kerja hingga 97,22 persen.

Namun, porsi pembiayaan lembaga pembiayaan dan perbankan untuk UMKM saat ini baru 21 persen. Atau lebih rendah dibandingkan negara-negara tetangga.

Soal ini, Erick menegaskan, BUMN berkomitmen membantu target minimal 30 persen porsi pembiayaan untuk UMKM, pada tahun depan.

Baca juga : BNPP Bareng Pemda Nunukan Bahas Pencegahan Dan Penanganan Perkawinan Anak Usia Dini

"Sejak awal, kita terus mendorong program kerakyatan seperti KUR, PNM Mekaar dan Makmur. Agar dapat meningkat dan menjangkau lebih banyak para pelaku usaha, termasuk usaha mikro," kata Erick.

Dia menyebut, BUMN-BUMN perbankan atau Himbara menjadi garda terdepan dalam keberpihakan terhadap para pelaku usaha mikro.

Sejauh ini, penyaluran KUR oleh Himbara telah mencapai Rp 345 triliun ke 7,2 juta pelaku usaha di seluruh Indonesia. 

Sementara Program Mekaar, mengalami kenaikan jumlah nasabah sejak pandemi Covid-19 merebak. 

Sebelum pandemi, jumlah nasabah Mekaar hanya berjumlah 5,6 juta. Namun, berdasarkan data per November 2022, telah berjumlah 12,7 juta.

Baca juga : SDG Gelar Doa Dan Berikan Bantuan Material Bangunan Untuk Ponpes Di Jambi

Sedangkan Makmur, telah memberdayakan 43.079 petani di seluruh Indonesia. Terbukti berhasil meningkatkan 36 persen produktivitas dan 46 persen pendapatan.

"Hal ini juga menjadi komitmen kita, untuk mendorong para pelaku usaha mikro bisa naik kelas. Penguatan terhadap sektor ini, akan sangat besar dampaknya bagi perekonomian Indonesia secara umum," tegas Erick. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.