Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pemanfaatan Biohidrogen Dari POME Industri Sawit Kaltim Sebagai Sumber Energi IKN
Sabtu, 25 Februari 2023 07:00 WIB
Sebelumnya
Implementasi BioHidrogen di Ibukota Baru
Penetapan Kalimantan Timur sebagai Ibu Kota Negara (IKN) baru berdampak pada peningkatan kebutuhan energi. Hal ini menjadi momentum pembangunan IKN dalam sistem penyediaan energi Kalimantan secara luas. Pembangunan ibu kota negara baru ini diperkirakan akan menghabiskan dana sebesar Rp 466 triliun, yang akan digunakan untuk pembangunan gedung pemerintahan, sarana kesehatan, fasilitas umum, hingga penyediaan sumber energi.
Dengan asumsi jumlah penduduk ibu kota negara yang baru sebanyak 1.5 juta jiwa maka akan dibutuhkan energi sekitar 3.75 TWh/tahun – 4.5 TWh/tahun (BAPPENAS, 2021). Sehingga pemanfaatan biohidrogen dari POME ini dapat membantu menyediakan elektrifikasi bagi gedung perkantoran, perumahan, dan sarana umum di ibu kota baru Indonesia.
Terlebih lagi dengan adanya konsep smart forest city di Ibu Kota baru maka akan menjadi sangat penting bagi pemerintah memanfaatkan 100% energi terbarukan. Biohidrogen tergolong energi terbarukan karena tidak menghasilkan emisi untuk buangan sama sekali serta menggunakan POME dari industri kelapa sawit lokal di Kalimantan Timur. Hal ini sejalan dengan kerangka kerja ibu kota baru dari Kementerian PPN pada tahun 2020 dimana pemerintah berkomitmen untuk mendukung pengembangan energi terbarukan menggunakan sumber daya lokal di daerah kalimantan terutama sumber daya kelapa sawit yang sangat melimpah.
Baca juga : Bambang Kayun Hadiri Panggilan KPK Sebagai Tersangka

Gambar 2.
Baca juga : JIEP Siapkan Cold Storage 5000 Ton Di Kawasan Industri Pulogadung
Gambaran Ibu Kota Baru, PUPR
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya