Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
JCAF Dialogue #16, Gotong Royong Untuk Kabupaten: Capaian Tahun 2022 dan Peluang Kerja Sama Di 2023
Senin, 13 Maret 2023 18:28 WIB
Sebelumnya
Sesi diskusi tentang potensi kolaborasi para pihak mendukung tercapainya pembangunan berkelanjutan berbasis yurisdiksi dipandu Direktur Eksekutif IBCSD Indah Budiani.
Hadir dalam diskusi tersebut Desriko Malayu Putra selaku Senior Policy and Partnership, Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL), yang selama ini mendampingi Kabupaten Sigi.
Dia memaparkan, LTKL meyakini pendekatan kolaborasi multipihak merupakan kunci kesuksesan untuk mempercepat target pembangunan di Kabupaten Yurisdiksi.
Kerja sama para pihak masih penting sebagai wadah untuk membangun relasi kerja antara pemerintah dengan NGO/CSO dan mitra pembangunan, menjadi pusat data dan informasi bagi semua pihak.
Serta, berperan sebagai terminal penghubung untuk merealisasikan Kabupaten Sigi yang berkelanjutan, inklusif dan tangguh terhadap bencana.
Baca juga : PPK Kosgoro 1957 Gelar Refleksi Tahun 2022 dan Tantangan Tahun 2023
Tarmidzi dari Sedagho Siak, yang mendampingi Tim Sekretariat Siak Hijau menjelaskan lahirnya Sekretariat Siak Hijau bertujuan untuk menyusun perencanaan kegiatan, koordinasi dan sinkronisasi program antar pihak hingga melakukan proses monitoring sebagai realisasi proses pencapaian Siak Hijau secara gotong royong.
Hingga saat ini kolaborasi tersebut sudah berjalan baik, namun, keterlibatan pihak swasta masih perlu lebih digalakkan, selain potensi pendanaan dan investasi untuk memperkuat pelaksanaan program prioritas Siak Hijau.
Di Kabupaten Kubu Raya, Yayasan Inisiatif Dagang Hijau (IDH) menjadi salah satu mitra pemerintah Kabupaten Kubu Raya dalam mendorong masuknya investasi hijau.
Serta, mendukung Kajian Skema Investasi Potensial Model Bisnis Hasil Hutan Bukan Kayu untuk Perhutanan Sosial dan Strategi Rencana Aksi Percepatan Pertumbuhan Hijau (SRAK PPH).
Landscape Project Design and Governance, Anne Fadilla Rachmi, Program Manager memaparkan, proses perencanaan pembangunan berkelanjutan Kabupaten Kubu Raya menggunakan pendekatan PPI Compact yaitu Production, Protection, and Inclusion.
Baca juga : Relawan Puan Bagikan 1.000 Paket Sembako Di DKI
Hal tersebut adalah untuk membantu daerah-daerah agar tetap produktif dan juga mendapatkan manfaat secara inklusif.
Proses tersebut dilakukan secara kolaboratif dalam forum multi pihak yaitu Kelompok Kerja Percepatan Pelaksanaan Pertumbuhan Hijau (Pokja P3H) dengan melibatkan pihak pemerintah, organisasi masyarakat dan swasta.
Terutama, dalam menetapkan target yang dapat membantu memenuhi pertumbuhan Kabupaten Kubu Raya. Menutup rangkaian dialog tersebut, Indah Budiani menyimpulkan, tahun 2022 menjadi catatan penting bagi Kabupaten akan pentingnya ekonomi inklusif, akses terhadap pendanaan dan pasar.
Serta, intensifikasi produksi komoditas sekaligus diversifikasi pendapatan masyarakat untuk mempercepat penurunan laju deforestasi.
Faktor penting tadi masih menjadi tantangan di tahun 2022. Pemerintah Kabupaten Siak, Sigi, dan Kubu Raya juga mencatatkan terjadinya transformasi terhadap tata kelola pemerintah untuk meningkatkan prospek ekonomi dan iklim investasi serta upaya pelibatan para pihak lewat forum multi stakeholder.
Baca juga : Dubes RI Untuk Pakistan Perluas Kerja Sama Kosmetik Halal
Dialog ini menyisakan beragam peluang kerjasama di tahun 2023 terhadap pendanaan hijau, sinergitas kebijakan lintas sektor dan penguatan komoditas di tingkat masyarakat sekaligus sebagai pintu masuk bagi investor.
Lalu, mitra pembangunan atau pihak swasta dalam mendukung pertumbuhan hijau di Kabupaten Sigi, Siak dan Kubu Raya agenda iklim dan SDGs Indonesia dapat tercapai secara merata di seluruh Indonesia. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya