Dark/Light Mode

Bertemu Utusan AS Dan Dubes Saudi

Airlangga Genjot Sektor Perdagangan & Investasi

Jumat, 17 Maret 2023 06:45 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam pertemuan virtual dengan United States Trade Representative (USTR) Ambassador Katherine Tai, Rabu (15/3/2023). (Foto: Kemenko Perekonomian).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam pertemuan virtual dengan United States Trade Representative (USTR) Ambassador Katherine Tai, Rabu (15/3/2023). (Foto: Kemenko Perekonomian).

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu dengan United States Trade Representative (USTR) Ambassador Katherine Tai. Pertemuan yang dilaksanakan secara virtual pada Rabu (15/3) itu dalam rangka penguatan hubungan bilateral kedua negara.

Mengawali pertemuan, Air­langga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Ameri­ka Serikat (AS) terhadap Indonesia sebagai tuan rumah penyelengga­raan perundingan putaran kedua Indo Pacific Economic Frame­work For Prosperity (IPEF) di Bali pada 13-19 Maret 2023.

“Pemerintah Indonesia memi­liki harapan besar pada IPEF un­tuk menghasilkan hal-hal konk­ret dan memberikan manfaat yang luas bagi seluruh negara anggota IPEF. Khususnya bagi pekerja, konsumen, bisnis dan investor,” kata Airlangga dalam keterangannya, kemarin.

Baca juga : Mentan Gairahkan Start Up Dan Petani Milenial Majukan Pertanian Presisi

Dijelaskan Ketua Umum Partai Golkar itu, salah satu tujuan IPEF adalah meningkatkan ketahanan dan pertumbuhan ekonomi di kawasan Indo-Pasifik. Tentunya dengan menghadirkan ide serta inovasi baru untuk mendorong dan memperdalam perdagangan lintas batas.

“Kami juga fokus pada manfaat nyata dari IPEF yang diwujudkan melalui peningkatan perdagangan dan investasi,” ujar Airlangga.

Menanggapi pernyataan Air­langga, Katherine Tai menyam­paikan optimisme Pemerintah AS bahwa IPEF dapat memberi­kan manfaat bagi Indonesia.

Baca juga : Pertemuan Bilateral Siti Dan Wamenlu Norwegia Bahas Perdagangan Karbon

“Kami melihat beberapa po­tensi kolaborasi di beberapa sek­tor dapat didorong untuk penguatan hubungan bilateral. Misalnya, peningkatan kompetensi digital, teknologi bersih dan jasa per­bankan,” ujar Katherine Tai.

Menurutnya, pertemuan terse­but juga dimanfaatkan untuk me­nyampaikan beberapa hal yang menjadi perhatian Pemerintah AS. Antara lain, penerapan Neraca Komoditas (NK) bagi produk impor dan regulasi Indo­nesia yang mengatur pengenaan bea masuk untuk barang tidak berwujud (intangible goods).

Mengakhiri pertemuan, Katherine Tai mengatakan, akan me­nyambut delegasi Indonesia dan 12 negara mitra IPEF lainnya pada pertemuan tingkat Menteri IPEF di AS pada Mei 2023.

Baca juga : Mega & SBY Satu Pandangan Jaga Konstitusi

Selain bertemu perwakilan AS, Airlangga sebelumnya mengada­kan pertemuan dengan Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indo­nesia Faisal Abudullah Amodi di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Selasa (14/3).
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.