Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sumbang Dividen BUMN Terbesar 59,97 Persen, BRI Happy Kinerjanya Gemilang
Sabtu, 6 Mei 2023 21:26 WIB
Sebelumnya
Atas pencapaian tersebut, Sunarso menegaskan komitmen BRI untuk terus memberikan economic value dan social value utamanya terhadap negara dan masyarakat Indonesia.
“Saya ingin menegaskan kembali bahwa BRI adalah banknya rakyat. BRI berbisnis dengan rakyat dan diproses dengan caranya rakyat. Melalui pajak dan dividen, keuntungan BRI akan disetorkan kepada negara dan kemudian kembali lagi menjadi berbagai program Pemerintah untuk rakyat,” katanya.
Ditengah kondisi perekonomian global yang mengalami perlambatan karena gejolak keuangan, terutama setelah kegagalan beberapa bank di Amerika Serikat, Sunarso mengungkapkan optimismenya.
BRI sambung Sunarso, melihat bahwa perlambatan dan gejolak ekonomi global di tahun 2023 tidak akan berdampak signifikan terhadap perekonomian domestik dengan potensi resesi sebesar 2 persen di 2023.
“Keyakinan itu berdasarkan prediksi dari BRI dengan menggunakan metode Markov Switching Dynamic Model (MSDM),” ujarnya.
Metode ini memperkuat evaluasi dan analisa Bloomberg sebelumnya, serta telah terbukti secara akurat pada kasus terdahulu.
Seperti memproyeksi resesi di Indonesia pada ASEAN Financial Crisis tahun 1998 dan saat pandemi Covid-19 pada 2020 lalu.
Optimisme tersebut digambarkan dari kinerja BRI hingga akhir kuartal I tahun 2023 yang mampu mencatatkan laba secara konsolidasian (BRI Group) sebesar Rp15,56 triliun atau tumbuh 27,37 persen year on year (yoy). Asset BRI Group tumbuh 10,46 persen yoy menjadi Rp 1.822,97 triliun.
Baca juga : Volume Lalin Naik 8 Persen, One Way Diperpanjang Lagi, Sampai Tengah Malam Nanti
Sunarso mengaku, optimistis bahwa Indonesia akan mampu bertahan dari ancaman risiko resesi. Sehingga prospek dan kinerja industri perbankan khususnya BRI juga akan lebih baik di tahun 2023.
“Dengan kredit BRI kami proyeksikan mampu tumbuh di level 10 hingga 12 persen dan didukung oleh pertumbuhan pada segmen UMKM khususnya Mikro dan Ultra Mikro,” ujarnya.
Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan, pihaknya akan memberikan dividen terbesar sepanjang sejarah BUMN kepada negara yakni Rp 80,2 triliun.
Erick juga menyebut, tidak hanya dalam bentuk dividen, kontribusi empat bank BUMN terhadap perekonomian nasional cukup besar.
Baca juga : Honda Gold Wing 1800 Terbaru Makin Elegan, Harganya Tembus Segini
“Kontribusi keempat bank terhadap lapangan kerja tidak kurang dari 34,6 juta pada 2022. Dari jumlah itu, sekitar 33 juta dikontribusi oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui kehadiran pekerja UMKM penyaluran KUR BRI,” sebut Erick. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya