Dark/Light Mode

Dukung Program Ketahanan Energi

SKK Migas Genjot Investasi Eksplorasi Hingga Rp 45 Triliun

Rabu, 17 Mei 2023 21:31 WIB
SKK Migas terus meingkatkan investasi eksplorasi bisnis di sektor hulu migas. (Foto: Dok. SKK Migas)
SKK Migas terus meingkatkan investasi eksplorasi bisnis di sektor hulu migas. (Foto: Dok. SKK Migas)

 Sebelumnya 
Penemuan besar 15 tahun terakhir banyak terjadi di negara-negara yang menawarkan rezim fiskal hulu migas yang sederhana dan menarik investor, antara lain Brazil, Guyana, Suriname, Mozambik.

Benny mengatakan, saat ini Pemerintah terus meningkatkan daya saing investasi hulu migas, upaya ini terlihat dengan semakin meningkatnya minat investasi di sektor eksplorasi.

"Untuk tahun 2023, rencana investasi hulu migas mencapai US$ 1,7 miliar atau meningkat sekitar 112 persen dan tercatat adalah investasi eksplorasi tertinggi sejak tahun 2015,” ujarnya.

Lebih lanjut Benny menyampaikan, di 2023 jumlah pengeboran sumur eksplorasi ditargetkan sebanyak 57 sumur, maka tahun 2024 diperkirakan akan meningkat hingga 97 sumur dan tahun 2025 serta seterusnya ditargetkan bisa diatas 100 sumur.

Baca juga : Fuso Dukung Pengembangan Industri Rantai Dingin

Benny menambahkan, untuk merealisasikan target tersebut dibutuhkan investasi eksplorasi yang besar hingga sekitar US$ 3 miliar atau setara dengan Rp 45 triliun.

Sebagai industri yang memiliki resiko tinggi dan butuh waktu yang lama sejak eksplorasi hingga bisa diproduksi, maka iklim investasi hulu migas harus dijaga betul, tidak cukup hanya menarik tetapi juga memberikan kepastian secara hukum,” jelas Benny.

Direktur Eksplorasi Pertamina Hulu Energi Muharram Jaya Penguriseng menuturkan, kebutuhan energi migas tidak turun tapi justru meningkat.

Berdasarkan Rencana Umum Energi Nasional, pada tahun 2050 kebutuhan energi secara nasional mencapai sekitar 1.000 MTOE dengan prosentase 44 persen berasal dari minyak dan gas, sehingga ada sekitar 440 MTOE yang harus dipenuhi.

Baca juga : Mau Pindah Ke Arab Saudi, Messi Dibayar Rp 8 Triliun

Pertamina Hulu Energi, lanjut dia, memiliki 3 strategi utama. Pertama sustain, yaitu untuk area yang sudah mature (existing asset) akan terus dilakukan eksplorasi dengan konsep eksplorasi yang baru dan teknologi baru.

Kedua adalah kategori growth, di mana Pertamina aktif di open area karena memiliki peluang mendapatkan big fish, tentunya dengan risiko yang besar dan biaya yang besar.

Ketiga melakukan kemitraan (partnership) yang dalam pelaksanannya tidak hanya sharing investasi tetapi juga sharing knowledge untuk menghasilkan hasil terbaik.

Potensi migas di Indonesia masih menjanjikan, saat ini cekungan migas yang sudah disentuh 20 persen yaitu sudah punya license (Wilayah Kerja) yang sudah dibor lebih kecil lagi prosentasenya. Yang belum disentuh ada 80 persen sehingga secara peluang masih menarik.

Baca juga : Jokowi Dan PM Vietnam Bahas Investasi Hingga Energi Terbarukan

Muharram menyampaikan bahwa tahun 2021 success ratio (SR) pengeboran oleh Pertamina sebesar 36 persen, tahun 2022 SR meningkat menjadi 64,7 persen dan hingga Mei 2023 berhasil mencapai SR 100 persen.

Temuan sumber daya pun berhasil ditemukan dalam beberapa pengeboran antara lain sumur GQX, Manpatu 1-X, dan WLL-001. Dia bilang, upaya agresif Pertamina Hulu Energi dalam melakukan aktivitas eksplorasi tidak terlepas dari tantangan yang harus dihadapi.

Diantaranya, perijinan dan pengadaan lahan, pengadaan, ketersediaan dan kesiapan rig, serta hal-hal yang terkait dengan teknis operasional dan subsurface. Hambatan tentu selalu ada dan itu menjadi dinamika yang mesti dihadapi.

"Untuk menyelesaikan tantangan tersebut, kami melakukan akselerasi perijinan dan pembebasan lahan, farm in dan kontrak bersama, prioritisasi rig untuk sumur eksplorasi, penambahan data & quality assurance," ujar Muharram. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.