Dark/Light Mode

Rombak Jajaran Komisaris Dan Direksi

Erick: Jaga Reputasi BSI

Rabu, 24 Mei 2023 07:30 WIB
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Antara).
Menteri BUMN Erick Thohir. (Foto: Antara).

 Sebelumnya 
Diketahui, Muliaman merupa­kan mantan Ketua Dewan Komi­sioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) periode 2012-2017 dan mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) periode 2011-2012 dan periode 2006-2011.

Saat ini Muliaman masih men­jabat sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia (RI) untuk Swiss dan Liechtenstein sejak 2018.

Tak hanya itu, RUPST menetapkan pengurus baru perseroan, dengan memberhentikan secara hormat Achmad Syafii sebagai Direktur Information Technology dan Tiwul Widyastuti sebagai Direktur Risk Management. Ke­mudian mengangkat dan mene­tapkan Saladin D Effendi sebagai Direktur Information Technology dan Grandhis Helmi H sebagai Direktur Risk Management.

Baca juga : Izin Pertandingan Dikoordinasikan, Erick Setor Jadwal Liga 1 Ke Kapolri

Sebelumnya, Saladin D Effendi menjabat sebagai Chief In­formation and Security Officer di PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Kemudian Grandhis Helmi H sebelumnya menjabat sebagai Group Head Commercial Risk 1 di Bank Mandiri.

Direktur Utama BSI Hery Gu­nardi mengatakan, penunjukan pengurus perusahaan tersebut berlaku efektif setelah mendapat persetujuan dari OJK atas Penilaian Uji Kemampuan dan Kepatutan, serta memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Perubahan susunan pengurus perseroan tersebut juga diharapkan semakin mendukung penguatan transformasi digital dan transformasi culture yang dilakukan BSI, guna mendorong akselerasi bisnis,” ucap Hery dalam konferensi pers RUPST secara virtual, Senin (22/5).

Baca juga : Erick: Hak Karyawan BUMN, Saya Jaga Sekuat Tenaga

Selanjutnya, sambung Hery, BSI juga memperkuat kontri­busi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, dan men­dukung langkah Pemerintah dalam percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Pihaknya meyakini, keputusan pemegang saham ini akan menjadikan pengurus perseroan semakin solid, meraih kinerja yang berkelanjutan dan mampu membawa BSI semakin berperan dalam pertumbuhan perbankan syariah untuk go global.

Secara khusus, terkait upaya penguatan layanan keamanan digital milik BSI, Hery menga­takan, pihaknya terus berupaya meningkatkan keamanan dan kapasitas layanan mobile bank­ing, yakni BSI Mobile.

Baca juga : Dari Tanah Suci, Erick Doakan Kebaikan Untuk Indonesia

“Ke depan akan ada pengem­bangan dalam hal transformasi digital dan digital culture BSI. Kami juga meningkatkan edu­kasi terkait digital,” ucap Hery.

Wakil Direktur Utama BSI Bob Tyasika Ananta menam­bahkan, pihaknya komit dalam memperkuat digitalisasi dan keamanan data nasabah, terutama setelah apa yang menimpa BSI kemarin. Penguatan tersebut sangat perlu dilakukan, agar keja­dian tersebut tak terulang lagi.

“Hal ini dibuktikan dengan ang­garan IT (Information technology) kami yang mencapai Rp 580 miliar. Angkanya ini naik lebih dari dua kali lipat,” ungkap Bob.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.