Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Layanan M2E Mudahkan Bisnis
Maybank Sukses Gaet Ribuan Nasabah UKM
Jumat, 2 Juni 2023 07:30 WIB
Sebelumnya
Dengan layanan M2E ini, kata dia, nasabah dapat melakukan pembayaran pajak tanpa harus datang ke bank dan bisa menghasilkan bill ID, serta laporan pajak multiple. Bahkan, nasabah bisa mengatur autorisasi transaksi dan lain-lain. Begitu juga, saat akan melakukan transaksi valas.
“Cukup lewat platform ini, nasabah bisa melakukan transfer maksimal Rp 300 miliar,” kata Marcell.
Ia menilai, hadirnya layanan ini turut mendorong adaptasi digital yang dibutuhkan pelaku usaha. Mengingat, nasabah kini tak perlu lagi datang ke bank untuk menyelesaikan semua transaksi keuangannya.
“Dengan digitalisasi, tentu penggunanya bisa mengakses layanan ini dari berbagai daerah. Meski saat ini penggunanya masih banyak di kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya dan Medan,” katanya.
Baca juga : Panasonic Gobel Gelar Mudik Nyaman Untuk Ribuan Karyawan
Ia memastikan, transaksi yang dilakukan nasabah tak hanya mudah, tetapi aman sesuai standar regulasi yang diterapkan internasional.
”Yang membedakan, selain username dan password, untuk beberapa roll hanya bisa login menggunakan captcha, atau otoritasi transaksi menggunakan token,” ungkapnya.
Sehingga tidak sembarangan orang bisa melakukan transaksi. Selain itu, nasabah dapat menikmati pengalaman cash management yang konsisten di seluruh ASEAN (Association of Southeast Asian Nations) dan China, hanya melalui satu platform.
“Nasabah bisa dengan mudah mengakses informasi keuangan dan transaksinya, dengan berbagai bahasa yang diinginkan. Di antaranya, Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, Hong Kong, China dan beberapa negara lainnya,” katanya.
Baca juga : Rasakan Mudik Tahun Ini Lebih Baik, Masyarakat Apresiasi Polri
Sebagai informasi, Maybank Indonesia mencatatkan kredit segmen Retail Small and Medium Enterprises (RSME) tumbuh 5,7 persen year on year (yoy) menjadi Rp 12,76 triliun pada triwulan III-2022, dari sebelumnya Rp 12,07 triliun periode sama tahun 2021.
Sedangkan, segmen Small and Medium Enterprises dengan segmentasi plafon kredit lebih besar atau SME+, tumbuh 1,3 persen menjadi Rp 5,08 triliun, dari sebelumnya Rp 5,01 triliun periode sama tahun 2021.
Di kesempatan yang sama, seorang pengguna layanan M2E, Mulia mengaku, telah memanfaatkan layanan ini sejak 2016.
Semula, kata dia, pihaknya menggunakan bank lain dalam menyelesaikan transaksi keuangan perusahaan. Hingga akhirnya bermigrasi ke Maybank karena terdapat layanan M2E.
Baca juga : 10 Layanan Tambahan Asuransi Mobil yang Jarang Diketahui Nasabah
“Kami sudah 4-5 tahun jadi nasabah Maybank. Sejak awal sudah ditawarkan fitur ini dan kami banyak melakukan transaksi valas dan perpajakan juga sudah dilayani melalui Maybank M2E,” katanya.
Saat ini, Mulia bekerja di PT Astamulya Mandiri, Jakarta, merupakan perusahaan penyedia bahan baku (ingredients) berkualitas dengan harga terjangkau untuk berbagai industri di Indonesia. Terutama di industri makanan, minuman, dan farmasi. Dalam hal distribusi produk, perseroan berperan sebagai importir, stockist (penyimpan), dan distributor.
Ia menuturkan, layanan M2E sangat membantunya sehingga tak perlu lagi datang ke bank untuk menyelesaikan berbagai transaksi. Belum lagi menurutnya, platform digital ini lebih userfriendly karena mudah menemukan fitur-fitur yang dibutuhkan. Apalagi kini, digitalisasi yang sudah diterapkan di perusahaannya sudah hampir 90 persen.
“Interface (platform)-nya juga lebih baik M2E,” pujinya.■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya