Dark/Light Mode

Ditopang Devisa Minyak Dan Penerimaan Valas, Cadev Agustus Naik

Jumat, 6 September 2019 14:43 WIB
Gedung Bank Indonesia. (Foto: Ist)
Gedung Bank Indonesia. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Agustus 2019 tercatat sebesar 126,4 miliar dolar AS atau sekitar Rp 1,784 triliun.  Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan akhir Juli 2019 sebesar 125,9 miliar dolar AS atau Rp 1,775 triliun.

Baca juga : Prioritaskan Pembebasan Lahan, Wahidin Kebut Pembangunan Jembatan

Direktur Departemen Komunikasi Bank Indonesia Junanto Herdiawan mengatakan, posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 7,4 bulan impor atau 7,1 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. “Cadev itu berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor,” ujarnya di Jakarta, Jumat (6/9).

Baca juga : Tekan Defisit, Iuran BPJS Kelas Satu Diusulin Naik Dua Kali Lipat

Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. Peningkatan cadangan devisa pada Agustus 2019 terutama dipengaruhi oleh penerimaan devisa migas dan penerimaan valas lainnya. 

Baca juga : Siasati Kemarau, Ditjen Hortikultura Pacu Pengembangan Varietas Cabe Unggul

“Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai dengan didukung stabilitas dan prospek ekonomi yang tetap baik,” tukasnya. [DIT]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.