Dark/Light Mode

Status Pandemi Dicabut, Ekonomi Ngacir

Turis Asing Tak Waswas Lagi Wisata Ke Indonesia

Minggu, 25 Juni 2023 06:45 WIB
Sejumlah wisatawan mancanegara (wisman) mewarnai motif batik di aula Politeknik Negeri Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (24/6/2023). Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan motif-motif batik Indonesia yang menjadi warisan budaya dunia kepada wisman yang berkunjung. (ANTARA FOTO/Teguh Prihatna/hp)
Sejumlah wisatawan mancanegara (wisman) mewarnai motif batik di aula Politeknik Negeri Batam, Kepulauan Riau, Sabtu (24/6/2023). Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkenalkan motif-motif batik Indonesia yang menjadi warisan budaya dunia kepada wisman yang berkunjung. (ANTARA FOTO/Teguh Prihatna/hp)

 Sebelumnya 
Direktur Eksekutif Institute for Development of Economic and Finance (Indef) Tauhid Ahmad menilai, pencabutan status pan­demi Covid-19 akan berdampak pada ekonomi dalam negeri, khususnya sektor pariwisata.

“Pencabutan status pandemi akan meningkatkan kepercayaan wisatawan. Khususnya wisa­tawan mancanegara. Mereka akan menilai Indonesia semakin aman untuk dikunjungi. Ini akan mendongkrak jumlah wisatawan asing ke Indonesia,” kata Tauhid kepada Rakyat Merdeka.

Peningkatan jumlah wisa­tawan bakal ikut mendongkrak bisnis yang berkaitan dengan pariwisata seperti perhotelan, restoran, biro perjalan hingga transportasi.

Baca juga : Perbanyak Kawasan Industri Daerah Dong

Wisatawan domestik, diproyeksi Tauhid, yang akan berlibur juga akan meningkat meski tidak signifikan. Pasalnya, sejak pencabutan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyara­kat atau PPKM pada akhir ta­hun lalu, kegiatan wisata turis domestik sudah hampir kembali seperti sebelum pandemi Co­vid-19.

“Pelaku usaha di sektor pari­wisata dan Pemerintah Daerah harus bersiap agar bisa man­faatkan momentum ini sebaik mungkin untuk meningkatkan perekonomian di daerah,” kata Tauhid.

Senada, Pengamat ekonomi dari Universitas Sumatera Utara (USU) Wahyu Ario Pratomo me­nilai, pencabutan status pandemi Covid-19 bakal meningkatkan penerimaan negara, terutama sektor pariwisata.

Baca juga : Pencabutan Status Pandemi Covid-19 Nggak Asal-asalan, Ini Penjelasannya…

Dia mengimbau, potensi peningkatan kunjungan wisa­tawan asing dibarengi pembangunan infrastruktur, peningkatan keamanan dan kenya­manan pelancong.

“Pembenahan perlu diting­katkan agar turis nyaman ber­wisata,” kata Wahyu.

Untuk diketahui, jumlah kun­jungan turis asing ke Indonesia belum kembali ke kondisi nor­mal. Selama empat bulan per­tama tahun ini, total kunjungan sebanyak 3,17 juta orang. Meski­pun terus naik, jumlah tersebut masih jauh dibandingkan sebe­lum pandemi pada 2019 men­capai 5 juta orang. â– 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.