Dark/Light Mode

Jadi Magnet Investasi, Pelaku Logistik Unjuk Gigi Di Jabar

Rabu, 5 Juli 2023 13:56 WIB
Ketua Umum DPP Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia ALFI Yukki Nugrahawan Hanafi. (Foto: Istimewa)
Ketua Umum DPP Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia ALFI Yukki Nugrahawan Hanafi. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
"Jabar merupakan pilar penting ekonomi nasional dan menjadi wilayah penopang pusat bisnis serta produksi nasional yaitu, Jakarta dan sekitarnya," kata Yukki.

Menurutnya, saat ini kondisi perekonomian global masih berkontraksi, bahkan menunjukan pertumbuhan negatif di beberapa negara ekonomi besar dunia.

Sementara, di sisi lain peta rantai pasok dunia tengah mengalami pergeseran, dimana kawasan Asia Pasifik dan ASEAN menjadi pusat pertumbuhan ekonomi  dan menjadi pusat produksi dan konsumsi sekaligus.

Untuk berbagi pandangan, kata Yukki, Vietnam sebagai salah satu negara ASEAN adalah tujuan utama untuk relokasi rantai pasokan akibat geopolitik dan dampak pandemi.

Baca juga : Wukuf Dan Mabit Selesai, Jemaah Lontar Jumrah Di Mina

Namun, pertumbuhan mereka sudah mendekati ambang batas, karena tingkat pengangguran Vietnam sebesar 2,6 persen pada tahun 2022 kurang dari setengah dari umumnya negara di Asia Pasifik yang hanya  5,7 persen.

"Hal ini menciptakan peluang bagi negara-negara Asia Tenggara lainnya untuk memfasilitasi investasi melalui pembangunan infrastruktur dan pembuatan kebijakan yang mempermudah melakukan bisnis lintas batas," ujarnya.

Yukki juga mengingatkan terkait digitalisasi logistik dan keberlanjutan usaha yang perlu menjadi fokus bersama dalam memenangkan persaingan usaha kedepan.

Tidak hanya sesama pengusaha lokal tapi bicara tentang pengusaha regional dan internasional.

Baca juga : Srikandi Ganjar Adakan Pelepasan Tukik Dan Bersih-Bersih Pantai Di Sambas

Untuk itu, lanjut Yukki, perusahaan anggota ALFI perlu rencana untuk memastikan kelangsungan usahanya agar bisa bertahan dan tidak fokus terhadap kegiatan yang bersifat tradisional.

Dalam kesempatan itu, Yukki menegaskan, hanya akan memimpin organisasi pelaku usaha itu selama dua periode.

"Awal tahun depan saya sudah pensiun sebagai Ketua ALFI. Saya ingin organisasi ini terus maju dengan SDM yang ada. Jangan sampai ada upaya-upaya perubahan-perubahan AD/ART di ALFI. Sudah cukup bagi saya memimpin ALFI ini selama dua periode," tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPW ALFI Jabar M. Nuh Nasution mengatakan, FGD ini diharapkan sebagai ajang berdiskusi menjawab tantangan logistik ke depan.

Baca juga : RTI Jadi Garda Terdepan Inovasi Pertamina

"Karenanya bisnis logistik harus bertransformasi di era ini bagi pelaku usaha logistik, dengan optimalisasi digitalisasi," ucap Nuh.

Nuh menambahkan, dengan perkembangnan ekonomi di Jabar diatas 5 persen saat ini, menandakan ada potensi bagi pelaku usaha logistik untuk ikut ambil bagian di bisnis logistik ini.

"Infrastruktur di Jabar ada Patimban dan Bandara Kertajati, dan hal ini mesti menjadi momentum bagi pelaku logistik. Kita pun mesti mulai mengoptimalkan dan memanfaatkan pelabuhan Patimban agar bisa lebih maksimal," ujar Nuh.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.