Dark/Light Mode

Restrukturisasi Utang Patut Didukung

BUMN Karya Punya Prospek Bangkit Lagi

Sabtu, 8 Juli 2023 07:30 WIB
PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP). (Foto: Dok. WSBP)
PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP). (Foto: Dok. WSBP)

 Sebelumnya 
Dia menjelaskan, saham seri Adipersiapkan untuk menjaga status Waskita sebagai pengen­dali meskipun persentase saham Waskita di WSBP akan terdilusi.

“Hal ini sesuai dengan amanat dari seluruh kreditur dalam per­janjian perdamaian,” jelasnya.

Adapun struktur kepemili­kan saham WSBP pasca private placement pada tahun ke-1 yaitu WSKT sebesar 26,38 persen, pub­lik sebesar 14,51 persen, kreditur sebesar 56,04 persen, dan treasury share sebesar 3,08 persen.

Baca juga : Gardu Ganjar Banten Dukung Festival Perahu Naga Peh Cun Di Tangerang

“Pasca private placement ini, Koperasi Waskita Karya tidak memiliki kepemilikan saham WSBP,” ungkap Fandy.

Dengan diperolehnya persetu­juan RUPS, manajemen WSBP menargetkan aksi korporasi private placement dapat diselesai­kan pada triwulan III-2023.

“Manajemen berkomitmen meningkatkan nilai perusahaan melalui pertumbuhan kinerja berkelanjutan, yang dilandasi implementasi tata kelola perusa­haan yang baik,” ucap Fandy.

Baca juga : BPOM Setujui Abemaciclib, Pasien Kanker Payudara Punya Harapan Baru

Sebelumnya, Menteri Erick da­lam tayangan Kick Andy Double Check yang dikutip, Selasa (4/7) mengatakan, pihaknya berupaya menyelamatkan BUMN karya dengan menyiapkan proposal strategi penyelamatan BUMN karya sejak awal 2020.

Hal ini imbas dari putusan Ke­jaksaan Agung (Kejagung) yang telah menetapkan empat tersang­ka dalam kasus penyelewengan pengunaan dana anak perusahaan Waskita Karya tersebut.

Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) ini menyebut, ada empat langkah penyelamatan yang disiapkan. Yakni pertama, menggabungkan BUMN Karya. Kedua, restruk­turisasi keuangan yang ada di perbankan.

Baca juga : Airlangga Rayu Investor Amerika Tanam Duit Di Proyek Transisi Energi

“Langkah ketiga, menyuntik dana segar untuk kelancaran arus kas, dan keempat, ba­gaimana memanfaatkan aset-aset untuk dikelola lebih baik,” sebut Erick.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.