Dark/Light Mode

Himbara Dukung Penghapusan Buku Kredit Macet Usaha Mikro

Daya Jelajah Perbankan Makin Luas Bantu UMKM

Selasa, 25 Juli 2023 07:30 WIB
Bos Himbara sekaligus Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Per­sero) Tbk Sunarso. (Foto: dok. BRI)
Bos Himbara sekaligus Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Per­sero) Tbk Sunarso. (Foto: dok. BRI)

 Sebelumnya 
Bahkan, menurutnya, sejak 2021 pihaknya telah mengusul­kan kepada regulator untuk me-review soal ketentuan terkait hapus buku kredit dan tagih piutang (write-off) bagi UMKM.

“Segmen UMKM, khususnya mikro dan ultra mikro, masih memiliki peluang besar dalam pembiayaan. Tetapi di segmen UMKM pun masih ada masalah meminjam dan tidak terbayar,” ujar Sunarso dalam keterangan­nya kepada Rakyat Merdeka, Jumat (21/7).

Baca juga : Asprindo Dukung Pemerintah Hapus Kredit Macet Untuk UMKM

Sunarso mengatakan, BRI yang merupakan bank pemberdayaan UMKM sekaligus perusahaan milik negara, tidak be­rani menghapuskan kredit macet tersebut karena dapat masuk sebagai aset negara.

Untuk itu, butuh policy seperti rencana Pemerintah tersebut. Diyakininya, kebijakan itu akan menambah daya jelajah dan konsumsi kredit UMKM di masa yang akan datang.

Baca juga : Dukung Pelaku Usaha Grosir Dan Supplier, Siklus Luncurkan Produk Ramah Lingkungan

“Kami telah lama memper­juangkan hal ini (hapus buku dan hapus tagih), jadi kami me­nyambut baik rencana tersebut,” katanya.

UMKM merupakan adalah tu­lang punggung ekonomi negara. Kontribusi UMKM terhadap PDB (Produk Domestik Bruto) berada di sekitar 60 persen dan menyerap 96 persen tenaga kerja nasional. Dengan demikian, dukungan pendanaan kepada UMKM akan mendorong roda perekonomian Indonesia.

Baca juga : BI: Penyaluran Kredit Baru Perbankan Mei Terindikasi Naik

Hingga kuartal I-2023, BRI berhasil mencatat pertumbuhan kredit di sektor UMKM sebesar 9,6 persen year on year (yoy), dengan nominal mencapai Rp 989,6 triliun. Jumlah tersebut mengambil porsi 83,86 persen dari total kredit BRI.

Mantan Bos Pegadaian ini me­nyebutkan, motor utama pertum­buhan kredit BRI adalah segmen mikro yang mencapai 11,18 persen yoy. BRI menargetkan porsi kredit UMKM dapat terus tumbuh hingga mencapai sekitar 85 persen dari total portofolio kredit perseroan pada 2024.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.