Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Arsjad Rasjid: ASEAN-BAC Bangun Bisnis Nyata, Bukan Sekadar KonsepĀ
Rabu, 9 Agustus 2023 05:50 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC) 2023 siap merealisasikan ASEAN Business Roadmap Towards Epicentrum of Growth.
Hal itu disampaikan Ketua ASEAN-BAC Arsjad Rasjid saat memberikan keterangan pers terkait penyelenggaraan ASEAN Business Investment Summit 2023 dan ASEAN Business Awards 2023 di Menara Kadin, Jakarta, Selasa (8/8).
Menurut Arsjad, Business Roadmap merupakan upaya nyata ASEAN-BAC berkontribusi positif pada visi Keketuaan ASEAN Indonesia tahun ini.
“Saya akan menyerahkan langsung kepada Bapak Presiden Joko Widodo ASEAN Business Roadmap Towards Epicentrum of Growth. ASEAN-BAC membangun bisnis nyata, tidak hanya sebatas konsep,” kata Arsjad.
Rangkaian ASEAN-BAC Summit 2023 akan dilakukan pada 1-4 September 2023. Selanjutnya, akan dilaksanakan juga beberapa acara lain, seperti ASEAN Fintech Roundtable dan ASEAN Indo-Pacific Forum pada 5-7 September 2023, serta Indonesia Sustainability Forum pada 7-8 September 2023.
Arsjad memaparkan, ASEAN-BAC telah berhasil menggapai beberapa pencapaian. Untuk isu transformasi digital, sistem ASEAN QR Code hingga saat ini sudah berhasil terhubung dengan beberapa negara. Misalnya Indonesia dengan Singapura, Thailand dan Malaysia.
Baca juga : Prabowo Yakin Kekuatan ASEAN Bisa Ciptakan Perdamaian Di Kawasan
“Hal ini mampu mendorong UMKM bersaing secara global dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi digital di kawasan yang diprediksi mencapai 133 miliar dolar AS tahun 2025,” jelasnya.
Melalui legacy project Wiki Entrepreneur dan Marketplace Lending Platform, ASEAN-BAC telah berhasil mendukung UMKM dalam mengakses informasi dan pembiayaan yang tepat untuk usahanya.
Pada 8-11 Agustus 2023 akan ada business matching antara pihak Japan External Trade Organization (JETRO) dengan Kadin Indonesia yang akan menghubungkan UMKM Indonesia dan Jepang untuk saling berbagi pengalaman dan best practice.
Pada sisi yang lain juga terdapat ASEAN Mentorship for Entrepreneurs Network yang juga siap memberikan pelatihan dan seminar bagi UMKM di Indonesia hingga ASEAN.
Pada isu pembangunan berkelanjutan, ASEAN-BAC juga telah mendapatkan pencapaian utamanya dalam legacy ASEAN Carbon Center of Excellence dan Net Zero Hub. Pada ASEAN Carbon Center of Excellence telah dibuat ASEAN Alliance on Carbon Market (AACM).
“Dengan adanya AACM ini, secara resmi ASEAN memiliki pasar karbonnya tersendiri. Kawasan ASEAN memiliki stok karbon yang bernilai dan dapat diinvestasikan,” ujarnya.
Baca juga : Arsjad: 50 Tahun Kemitraan ASEAN-Jepang Integrasikan Ekonomi Kawasan
Menurutnya, pasar karbon yang berkembang dengan baik dapat mendorong industri pengurangan karbon yang kuat, meningkatkan Produk Domestik Bruto (GDP) melalui investasi modal dan lapangan kerja hijau.
Net Zero Hub yang turut didorong ASEAN-BAC, telah berhasil mendorong kerja sama antarperusahaan di ASEAN.
“Perusahaan-perusahaan ini akan saling berbagi pengetahuan dan praktik terbaik, saat mereka berusaha mengurangi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) dan mencapai emisi nol karbon,” tuturnya.
Pada isu ketahanan kesehatan, ASEAN-BAC juga berhasil mengumpulkan berbagai perusahaan obat-obatan, vaksin, infrastruktur kesehatan, hingga institusi penelitian di bidang kesehatan untuk membentuk jaringan kemitraan yang kuat dan mendukung ASEAN One-Shot Campaign.
Tujuannya, mengembangkan vaksin, terapi, hingga infrastruktur kesehatan yang berguna untuk peningkatan ketahanan kesehatan di kawasan.
Pada isu ketahanan pangan, ASEAN-BAC telah berhasil bekerja sama dengan berbagai perusahaan seperti Sinar Mas Agro Resource & Technology (SMART) dan stakeholder terkait lainnya yang bergerak di sektor pangan seperti jagung, minyak sawit, dan hortikultura.
Baca juga : ASEAN BAC Ajak Pengusaha Inggris Investasi Penurunan Emisi KarbonĀ
Seluruh pihak yang tergabung di dalamnya akan memberdayakan UMKM dan petani dengan sumber daya dan akses pasar yang diperlukan untuk memperkuat ketahanan pangan dan pertanian berkelanjutan.
“Kami selalu mendorong agar tercipta sirkulasi investasi di dalam kawasan. Tujuan utamanya, membentuk ASEAN Incorporated,” kata Wakil Ketua ASEAN-BAC Bernardino Vega.
ASEAN-BAC telah menyelesaikan roadshow secara resmi di 9 negara ASEAN dan 6 negara mitra ASEAN (Inggris, Jepang, Korea Selatan, Australia, Kanada dan China).
Capaian penting yang diperoleh dari rangkaian roadshow yang telah dilakukan, yakni besarnya potensi atas kerja sama, konektivitas, perdagangan serta investasi, potensi pengembangan ekosistem kendaraan listrik di ASEAN, serta pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT).
Roadshow ASEAN-BAC telah membawa angin segar dalam diplomasi ekonomi, mengokohkan komitmen organisasi ini dalam membentuk aliansi global yang kuat dan memperluas pengaruh ekonominya di luar batas-batas tradisional. Wawasan yang dibagikan melalui inisiatif ini mencerminkan aspirasi kolaboratif antarnegara ASEAN dan negara mitra ASEAN untuk terus bertumbuh.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya