Dark/Light Mode

Jaga Kondisi Perbankan Tetap Resilience, Ini Nasihat Komut BNI

Kamis, 17 Agustus 2023 17:36 WIB
Komisaris Utama BNI Agus D.W. Martowardojo mengatakan, terdapat beberapa risiko yang harus diantisipasi oleh perbankan. (Foto: Dok. BNI)
Komisaris Utama BNI Agus D.W. Martowardojo mengatakan, terdapat beberapa risiko yang harus diantisipasi oleh perbankan. (Foto: Dok. BNI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menjaga kondisi perbankan untuk resilience (tahan terhadap krisis) merupakan sebuah tugas yang yang cukup menantang pada tahun ini.

Kondisi ekonomi global di masing-masing negara memiliki tantangan yang bervariasi, sehingga perbankan di Indonesia perlu menyiapkan berbagai strategi untuk dapat menjaga ketahanan kinerja.

Baca juga : Paramount Land Serah Terima Pasadena Grand Residences Di Gading Serpong

Komisaris Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI Agus D.W. Martowardojo mengatakan, terdapat beberapa risiko yang harus diantisipasi oleh perbankan guna memastikan perusahaannya tetap sustain.

Perbankan harus mampu mengategorikan risiko secara tepat mulai dari durasi hingga magnitude risiko terhadap kinerja.

Baca juga : Gus Falah Dorong Pembentukan Ditjen Pesantren, Ini Alasannya

“Memang kita harus bersama-sama menjaga bank agar resilience. Ke depan yang perlu kita antisipasi cukup banyak risiko. Risiko ini bisa dibagi menjadi 1 sampai 2 tahun, 3 sampai 5 tahun dan 5 tahun ke atas," ujar Agus dalam keterangannya, Kamis (17/8).

Menurutnya, Perbankan harus mampu menganalisa di tiga aspek yang sangat krusial mulai dari credit risk, cyber risk dan fraud risk.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.