Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

ASEAN Memiliki Keunggulan Dan Peluang Bisnis Yang Menjanjikan

Senin, 21 Agustus 2023 06:03 WIB
Ketua ASEAN-BAC Arsjad Rasjid saat 55th ASEAN Economic Ministers Meeting and Related Meetings di Semarang, Jawa Tengah/Ist
Ketua ASEAN-BAC Arsjad Rasjid saat 55th ASEAN Economic Ministers Meeting and Related Meetings di Semarang, Jawa Tengah/Ist

RM.id  Rakyat Merdeka - Ketua ASEAN Business Advisory Council (ASEAN-BAC) Arsjad Rasjid mengingatkan soal pentingnya pemanfaatan potensi bisnis di bidang perdagangan dan investasi di negara-negara Asia Tenggara.

Indonesia sebagai Ketua ASEAN-BAC Tahun 2023 telah meletakkan fondasi kokoh yang dapat dijadikan rujukan negara-negara di Asia Tenggara untuk menarik investasi. Hal ini guna mewujudkan ASEAN sebagai pusat pertumbuhan ekonomi melalui sektor swasta.

“Asia Tenggara terbukti memiliki potensi yang sangat besar. Tahun 2023, pertumbuhan produk domestik bruto di kawasan makin sehat dan telah kembali ke posisi sebelum pandemi. Para kepala negara yang kami temui juga mengakui langkah konkret ASEAN-BAC,” kata Arsjad dalam rilisnya, Minggu (20/8).

Dalam 55th ASEAN Economic Ministers' Meeting and Related Meetings di Semarang, Jawa Tengah, delegasi ASEAN-BAC melakukan konsultasi dan diskusi dengan ASEAN Economic Ministers (AEM). Diskusi  terkait perkembangan terkait 5 isu prioritas dan 8 legacy project yang diusung oleh ASEAN-BAC.

Baca juga : Srikandi Ganjar Ajarkan Perempuan Milenial Cara Mengolah Sampah Organik

Menurutnya, konsultasi dengan AEM membahas tentang implementasi ASEAN Vision 2045.

“Kami juga berdiskusi terkait solusi mendorong hubungan ekonomi sesama negara ASEAN dan juga negara mitra. Termasuk inisiatif meningkatkan integrasi ekonomi ASEAN menuju ekonomi regional yang inklusif, inovatif, tangguh dan transformatif melalui ASEAN Business Network (ABN),” jelas Arsjad.

Seperti diketahui, di bawah kepemimpinan Indonesia, ASEAN-BAC telah melakukan roadshow ke negara-negara ASEAN dan mitra eksternal, seperti Inggris, Jepang, Korea Selatan, Australia, Kanada dan China.

“Kami meyakinkan para pemimpin dan pengusaha bahwa ASEAN wajib diperhitungkan karena memiliki fundamental ekonomi yang kuat. ASEAN dapat dijadikan sebagai surga investasi global,” kata Wakil Ketua ASEAN-BAC Bernardino Vega.  

Baca juga : Kementan Dukung Petani Milenial Melalui Program KUR

Menurutnya, Asia Tenggara memiliki potensi dan peluang bisnis yang sangat menjanjikan di bidang pertanian dan pangan, ekonomi digital dan kesehatan swasta dan publik.

Kemudian, potensi untuk mendorong pertumbuhan ekosistem perdagangan kendaraan listrik, mobilisasi pasar karbon dan sistem pembayaran QR regional.

Pada tahun 2010, investasi asing langsung (Foreign Direct Investment/FDI) di Asia Tenggara hanya sekitar  23 miliar dolar AS. Jumlah itu pada tahun 2021 melonjak menjadi 47 miliar dolar AS.

Selain itu, Asia Tenggara juga memiliki keunggulan berupa sumber daya energi alam yang besar untuk memenuhi permintaan energi global. Bahkan, ekonomi digital ASEAN diproyeksikan berkembang secara signifikan dari 194 miliar dolar AS pada tahun 2022 menjadi 330 miliar dolar AS pada 2025.

Baca juga : BPIP, BRIN Dan LPPM Unes Kolaborasi Riset Dan Pembangunan Berbasis Pancasila

Delegasi ASEAN-BAC juga melakukan beberapa pertemuan lain. Salah satunya membahas mengenai ASEAN Tariff Finder. Sebuah platform online yang dirancang untuk mendukung para pedagang dalam memaksimalkan manfaat dari perjanjian Free Trade Agreement (FTA) yang telah diselesaikan atau ditingkatkan.

Termasuk Association of Southeast Asian Nations Trade In Goods Agreement (ATIGA), FTA ASEAN+1, Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP), dan FTA bilateral yang diselesaikan oleh negara anggota ASEAN.

Sebelumnya, delegasi ASEAN-BAC telah melakukan 98th ASEAN-BAC Meeting dan 22nd Joint Business Council (JBC) Meeting pada 18 Agustus 2023 di Hotel Tentrem Semarang, Jawa Tengah.

Dalam pertemuan ini para pemimpin working group memberikan laporan perkembangan dari 5 isu prioritas dan 8 legacy project yang dijalankan oleh ASEAN-BAC. Termasuk persiapan ASEAN-BAC Summit Week 2023 yang akan berlangsung 2 minggu lagi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.