Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Hasil Sinergi Pemerintah Pusat, Daerah Dan BI
Inflasi Kita Paling Rendah Di Dunia
Minggu, 3 September 2023 07:00 WIB
Sebelumnya
Kedua, penguatan dan perluasan Kerja Sama Perdagangan Antar Daerah (KAD). Dalam hal ini, KAD baru pada 2023 tercatat mencapai 171.
Ketiga, pemanfaatan teknologi yang terintegrasi dari hulu ke hilir. Dan keempat, penyediaan data harga secara real time dan akurat.
Ekonom Center of Reform on Economic (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet mengatakan, pencapaian inflasi Indonesia perlu diapresiasi karena lebih rendah jika dibandingkan dengan negara lain, termasuk beberapa negara maju.
Baca juga : Panasonic Bantu Pemerintah Kurangi Dampak Polusi Udara Lewat Teknologi Nanoe X
“Inflasi yang terjaga menunjukkan kinerja Tim Pengendali Inflasi tepat sasaran dan efektif. Ini harus kita apresiasi,” kata Yusuf kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Namun begitu, lanjut Yusuf, potensi inflasi meningkat di tahun ini masih tetap ada. Apalagi di tahun ini ada fenomena cuaca El Nino yang diprediksi terjadi sampai kuartal ketiga.
“Ada kemungkinan inflasi akan meningkat di akhir tahun. Di saat bersamaan, kondisi ekonomi global juga berpotensi mempengaruhi kondisi ekonomi domestik,” kata Yusuf.
Baca juga : Malaysia Paling Rawan Kecurangan Pemilu
Dia mengatakan, kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat, The Fed, yang akan menaikkan suku bunga acuannya jadi salah satu faktor eksternal pendorong inflasi.
Jika kondisi ini memicu aliran modal keluar yang sangat besar, dan pada muaranya bisa berdampak terhadap depresiasi dari nilai tukar, bukan tidak mungkin itu juga akan ikut mempengaruhi inflasi terutama dari sisi imported inflation.
“Jadi, peningkatan inflasi ke depan tetap harus diwaspadai,” saran Yusuf.
Baca juga : Jaga Stabilitas Harga Pangan, Pemerintah Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Minggu 3/9/2023 dengan judul Hasil Sinergi Pemerintah Pusat, Daerah Dan BI, Inflasi Kita Paling Rendah Di Dunia
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya