Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Ketergantungan Terhadap Gadget Tinggi
Bank Syariah Didorong Perkuat Layanan Digital
Kamis, 7 September 2023 07:10 WIB
Sebelumnya
Ia mengapresiasi Unit Usaha Syariah Bank Sinarmas (UUS BSIM) yang sudah menyatakan kesiapannya untuk melakukan spin-off, kendati dari segi size masih kecil.
“Spin-off itu tergantung kondisi banknya masing-masing. Karena salah satu pertimbangannya adalah modal minimal Rp 3 triliun,” katanya.
Meski begitu, sambil menunggu spin-off, Hery mengajak para pelaku industri perbankan syariah untuk melakukan penguatan penerapan GRC terintegrasi yang sangat penting, mengingat potensi pertumbuhan perbankan syariah di Tanah Air sangat besar.
Baca juga : Kementan Dorong Negara ASEAN Perkuat Strategi Ketahanan Pangan
Bahkan pertumbuhan bisnis perbankan syariah di Indonesia masih terus melampaui industri perbankan nasional saat ini. Baik dari sisi aset, pembiayaan, maupun Dana Pihak Ketiga (DPK) yang ketiganya tumbuh double digit.
Aset perbankan syariah nasional pada posisi Mei 2023 tumbuh 15,52 persen secara tahunan (year on year/yoy). Pembiayaan naik 19,27 persen yoy, sedangkan DPK menanjak sekitar 15,02 persen.
“Sementara aset perbankan nasional tumbuh 6,96 persen, pembiayaan 9,39 persen, dan DPK 6,55 persen,” sebut Hery.
Baca juga : Bank DKI Gandeng SPE Solution Perkuat Layanan Uang Digital
Ia menilai, tingkat pertumbuhan tersebut merupakan indikator yang menunjukkan masih besarnya potensi industri perbankan syariah nasional.
Hal itu dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan oleh bank-bank syariah di Indonesia.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Kamis 7/9/2023 dengan judul Ketergantungan Terhadap Gadget Tinggi, Bank Syariah Didorong Perkuat Layanan Digital
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya