Dark/Light Mode

PTPN Group Gandeng reNIKOLA Dorong Pengembangan CBG

Rabu, 13 September 2023 15:56 WIB
Direktur PTPN IV Sucipto Prayitno. (Foto: Istimewa)
Direktur PTPN IV Sucipto Prayitno. (Foto: Istimewa)

 Sebelumnya 
Menurutnya, kerja sama ini selaras dengan roadmap pengurangan Gas Rumah Kaca (GRK) yang dicanangkan PTPN Group untuk melakukan pengurangan emisi dalam Business As Usual (BAU) kegiatan perkebunan.

"Ini juga mendukung program Pemerintah terhadap upaya menurunkan emisi GRK 29 persen dari (kemampuan sendiri) atau 41 persen (dengan bantuan internasional) pada 2030 sesuai NDC (Nationally Determined Contribution)," kata Sucipto dikutip dalam acara seremonial kerja sama tersebut, Rabu (13/9).

Sementara itu, Direktur reNIKOLA SDN BHD Lim Beng Guan menjelaskan, saat ini pihaknya tengah berkomitmen dalam penurunan emisi karbon dunia (dekarbonisasi).

Baca juga : Senayan Dorong Bappenas Jadi Lembaga Berwibawa

Salah satu fokusnya adalah melakukan pengembangan CBG melalui pemanfaatan limbah cair pengolahan kelapa sawit (POME) menjadi sesuatu yang lebih bernilai dan dapat dimanfaatkan.

"Kami menargetkan 50 proyek CBG di Indonesia dengan estimasi biaya 300 juta dolar AS dan berharap dapat berkolaborasi dengan PTPN Group," ungkap Lim.

Direktur Pemasaran Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) Dwi Sutoro mengatakan, rencana kerja sama antara PTPN IV dan reNIKOLA sejalan dengan rencana penurunan emisi karbon PTPN Group.

Baca juga : RCEP Berperan Penting Dorong Integrasi Perekonomian Regional

"Kehadiran reNIKOLA sebagai mitra kerja sama pengembangan CBG dengan memanfaatkan limbah cair pengolahan kelapa sawit menjadi hal yang bernilai ekonomis, khususnya di PTPN IV, adalah sesuatu yang baik. Ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi PTPN Group maupun reNIKOLA," tuturnya.

Dwi berharap, agar ke depan pengembangan energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia mendapatkan dukungan lebih dari Pemerintah, sehingga dapat menarik minat calon investor untuk mengembangkan EBT di Indonesia.

"Tentunya untuk mewujudkan terpenuhinya kebutuhan energi nasional di masa kini dan nanti," ujar Dwi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.