Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Kesepakatan AS-Iran Belum Final, Trump: Kalau Saya Tak Suka, Pemboman Berlanjut
- Mentan Amran Targetkan Swasembada Bawang Putih Dalam 3 Tahun
- Batal Ke Rusia, Prabowo Fokus Tuntaskan Agenda Dalam Negeri
- PLN Indonesia Power Dukung Kids English Fun 2026, Cetak Generasi Unggul
- Austria Tekuk Yordania, Tempel Argentina di Klasemen Grup J
Jepang Stop Danai PLTU Indramayu
Jokowi: Kebutuhan Listrik Bergeser Ke Energi Hijau
Sabtu, 14 Oktober 2023 07:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah memprioritaskan penggunaan energi hijau untuk pembangkit listrik nasional. Atas dasar itu, belum ada kepastian terhadap rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Indramayu II.
Saat ini, Pemerintah tengah memprioritaskan pengembangan pembangkit berbasis hidro, angin, geothermal dan surya.
Salah satu pembangkit yang memanfaatkan tenaga Surya adalah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung di Waduk Cirata di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Baca juga : Menteri PUPR Bahas Kebutuhan Air Bersih Di IKN Dengan USAID
PLTS terbesar di Asia Tenggara ini rencananya bakal diresmikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan beroperasi pada November 2023.
“Semua yang berkaitan dengan kebutuhan listrik secara nasional kita dukung, tetapi sekarang ini kita mulai bergeser ke energi hijau,” kata Jokowi, saat meninjau panen petani di Indramayu, Jawa Barat, kemarin.
Proyek PLTU Indramayu merupakan program mega proyek 35.000 MW (Mega Watt) era Pemerintahan Jokowi periode pertama. Rencana penyusunan proyek PLTU Indramayu sudah dimulai sejak 2015.
Baca juga : Jokowi Cek Pabrik Baterai Mobil Listrik Di Karawang, Terbesar Di Asia Tenggara
Pembangunan proyek PLTU ini dimulai tahun 2022 dengan target operasi di tahun 2026. Kapasitas yang akan dihasilkan 2x1.000 MW dengan dana sekitar Rp 29,5 triliun.
Dana untuk proyek PLTU Indramayu ini berasal dari APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) dan pinjaman luar negeri dari Japan International Cooperation Agency (JICA).
Meski begitu, Pemerintah Jepang memutuskan untuk menyetop pembiayaan PLTU Indramayu. Alasannya, Negeri Sakura tak lagi ingin mendukung aktivitas yang berhubungan dengan batubara seiring percepatan transisi energi.
Baca juga : Didukung 79 EV Charging PLN Disjaya, Kendaraan Listrik Delegasi KTT ASEAN Lancar
Jokowi belum bisa mengungkapkan nasib pembangunan PLTU Indramayu tersebut. Hanya saja, dia menyebut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memiliki wewenang terhadap pembangunan PLTU baru ke depannya.
“Kalau ada PLTU itu harus supercritical semuanya, standar-standarnya itu saya kira di kementerian ESDM tahu semua,” jelasnya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya