Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dibangun Dekat Monas, Berdesain Timteng
Erick: BSI Tower Bisa Jadi Iconic Baru Lho
Jumat, 10 November 2023 07:20 WIB
Sebelumnya
Ia menegaskan, pembangunan sarana fisik tersebut harus diikuti oleh pertumbuhan kinerja BSI. Setelah memiliki kantor sendiri, BSI harus bisa terus tumbuh. Untuk itu, Pemerintah terus memberi dukungan kepada BSI.
“Kalau kemarin saat merger masih tujuh besar dari sisi aset, lalu sekarang enam besar. Dan mungkin sebentar lagi menjadi lima besar. Itu harus naik terus (aset perusahaan),” pintanya.
Lebih jauh, Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) ini berharap, dengan dibangunnya BSI Tower yang modern, BSI tidak hanya tumbuh di Indonesia, tetapi secara global. “Kalau sekarang 12 besar di dunia, saya berharap ke depan BSI bisa masuk 10 besar,” ucap Erick.
Baca juga : Ganjar: Pemerataan Kualitas Dan Kuantitas Harus Seimbang
Di kesempatan yang sama, Direktur Utama BSI Hery Gunardi mengungkapkan, gedung BSI ini disebut mampu menampung sekitar 2.900 karyawan.
Dalam mengintegrasi gedung-gedung milik BUMN di kawasan tersebut, ke depannya akan dibangun jembatan penghubung dari BSI Tower ke Menara Danareksa. Selain dibangun fasilitas penunjang seperti digital branch, priority branch, masjid, restoran, gym, hingga day care.
Ketika awal merger, jelas Hery, BSI hanya memiliki 9 kantor yang tersebar di Jakarta. Kemudian, saat merger kantor tersebut diupayakan menjadi tiga.
Baca juga : Pengamat Beberkan Sejumlah Keunggulan Erick Thohir Sebagai Cawapres
Dengan pembangunan gedung ini, tambah Hery, BSI akan memiliki kantor pusat dalam jangka panjang, yang turut memperkuat corporate identity dan juga branding perusahaan.
“Sekaligus implentasi dari rencana pembangunan green building,” tuturnya.
Bukan cuma itu. Pihaknya berharap, seiring dengan pembangunan BSI Tower, BSI bisa tumbuh semakin besar.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya