Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dukung UMKM, hibank Transformasi Branding Luncurkan #everydayhiro
Senin, 13 November 2023 11:24 WIB
Sebelumnya
Hal ini meliputi pemasaran usaha, akses ke material produksi, adopsi teknologi, proses transaksi, serta pengelolaan cash flow.
Pada puncaknya, tantangan penguatan kinerja UMKM masih berkutat di rendahnya inklusi keuangan pada segmen tersebut, atau dengan kata lain banyak pelaku UMKM yang masih belum memiliki akses ke layanan perbankan yang memadai.
Menurut data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga tahun 2022 lalu, hanya sekitar 36 persen UMKM yang telah memiliki akses ke layanan formal perbankan.
Selain itu, tantangan penguatan kinerja UMKM masih berkutat di rendahnya inklusi keuangan pada segmen tersebut seperti bagaimana banyaknya pelaku UMKM yang masih belum memiliki akses ke layanan perbankan yang memadai.
Baca juga : KPI Resmikan Desa Energi Berdikari Kalijaran
Menurut data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), hingga tahun 2022 lalu, hanya sekitar 36 persen UMKM yang telah memiliki akses ke layanan formal perbankan.
Jenny mengatakan, upaya hibank untuk meningkatkan alokasi pendanaan dan menghadirkan layanan perbankan digital yang relevan dengan kebutuhan UMKM.
"Hal ini menjadi salah satu langkah penting dalam memperbaiki inklusi keuangan, terutama bagi UMKM yang masih belum terlayani oleh perbankan namun memiliki potensi untuk berkembang," ujar Jenny.
Ia mengatakan, pihaknya juga berkomitmen menjadi mitra dalam menghubungkan dengan penyedia-penyedia solusi dan layanan yang dibutuhkan UMKM melalui pembentukan dan pemberdayaan ekosistem, sehingga dapat membantu menjawab tantangan dalam pengembangan usaha UMKM.
Baca juga : Dukung UMKM Lokal, Agrinesia Raya Teken Kerja Sama Dengan Pemkab Sleman
"Hal inilah yang mendorong kami untuk memperkenalkan peran hibank sebagai orkestrator ekosistem UMKM Indonesia," ujar Jenny.
Data terkini menunjukkan bahwa entitas yang dulu bernama Bank Mayora ini telah menunjukan alokasi pendanaan kepada UMKM. Hingga Oktober tahun ini, hibank telah menyalurkan 31,8 persen dari total kreditnya, atau kurang lebih sebesar Rp1,74 Triliun.
Capaian ini sejalan dengan rencana hibank untuk meningkatkan porsi penyaluran kredit bagi segmen UMKM hingga 45 persen di 2024.
“hibank berharap dapat berjalan bersama-sama dengan seluruh stakeholders dalam memajukan perekonomian rakyat. Seiring dengan semangat hari pahlawan pada hari ini, hibank mendorong para pahlawan ekonomi untuk terus semangat, berkolaborasi, dan bersinergi membangun perekonomian Indonesia" pungkas Jenny.
Baca juga : Dukung Indonesia Maju, Berani Pupuk Toleransi Umat Beragama
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo menyatakan, masa depan perbankan adalah digital, dan BNI berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap nasabah bisa mendapatkan solusi finansial terintegrasi setiap harinya.
“Dengan adanya hibank, kami ingin membantu para UMKM naik kelas dengan berupaya untuk memberikan mereka akses ke layanan perbankan yang lebih efisien dan komprehensif,” pungkas Okki.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya