Dark/Light Mode

Pemerintah Bidik Investasi Rp 1.650 Triliun

Ekonomi Indonesia Kuat Jadi Daya Pikat Investor

Minggu, 19 November 2023 07:10 WIB
Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Yusuf Rendy Manilet. (Foto: Antara)
Ekonom Center of Reform on Economics (Core) Indonesia Yusuf Rendy Manilet. (Foto: Antara)

 Sebelumnya 
Hal lainnya yang bisa dijual Indonesia untuk menarik in­vestasi, yakni perkembangan kelas menengah yang relatif cepat. Ini menunjukkan bahwa kelas menengah di Indonesia se­dang tumbuh, sehingga menjadi pasar yang ideal.

“Ini juga menjadi nilai plus Indonesia di mata investor, sehingga mereka yakin meng­investasikan uangnya di Indo­nesia,” ujar Yusuf.

Sebelumnya, Menteri Koor­dinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, target investasi tahun 2024 sebe­sar Rp 1.650 triliun dikeluarkan dengan memperhatikan data historis dan kebutuhan untuk pe­menuhan target pertumbuhan.

Baca juga : Presiden Jokowi Paparkan Potensi Investasi Di Indonesia Ke Para Pebisnis Di AS

Dijelaskannya, untuk meraih target pertumbuhan ekonomi 5,2 persen pada 2024, kebutuhan investasi diperlukan dari berba­gai pelaku ekonomi berada pada kisaran Rp 6.900 triliun.

“Jika dilihat dari sumber in­vestasinya, kebutuhan tersebut dapat dipenuhi dari investasi Pe­merintah, perbankan, pasar modal, capital expenditure Badan Usaha Milik Negara (BUMN), penanaman modal, serta inter­nal pendanaan korporasi,” jelas Airlangga dalam keterangan resmi Kemenko Perekonomian, dikutip Jumat (17/11/2023).

Menurutnya, dengan target pertumbuhan ekonomi dan ke­butuhan investasi tersebut, sek­tor Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) pada 2024 diharapkan mampu mem­berikan sumbangan investasi di sekitar Rp 1.600-an triliun.

Baca juga : Pamerindo Indonesia Kembali Gelar Plastics Rubber Indonesia

Berdasarkan share realisasi tahun 2022 dan target 2023, sumber dari PMA dan PMDN mampu memberikan sumbangan sekitar 22 persen dari total kebutuhan investasi.

Ketua Umum Partai Golkar itu mengatakan, terdapat beberapa hal lain yang juga menjadi pertim­bangan penentuan target investasi Rp 1.650 triliun pada 2024, yaitu pemberlakuan Undang-Undang Cipta Kerja (UU CK), berbagai kebijakan kemudahan berusaha yang terus digulirkan Pemerintah, adanya kebutuhan investasi yang besar untuk mendukung kebijakan hilirisasi. Dan transisi energi, serta kebutuhan investasi dalam penye­lesaian berbagai Proyek Strategis Nasional (PSN).

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Minggu 19/11/2023 dengan judul Pemerintah Bidik Investasi Rp 1.650 Triliun, Ekonomi Indonesia Kuat Jadi Daya Pikat Investor

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.