Dark/Light Mode

Quick Count by Litbang Kompas
Anies & Muhaimin
25.23%
Anies & Muhaimin
Prabowo & Gibran
58.47%
Prabowo & Gibran
Ganjar & Mahfud
16.30%
Ganjar & Mahfud
Waktu Update 20/02/2024, 00:17 WIB | Data Masuk 100%

Menkop Teten Support Sarinah Jadi Agregator Batik Lokal Di Pasar Global

Jumat, 24 November 2023 21:16 WIB
Menkop UKM Teten Masduki (kedua kanan) dan Direktur Utama Sarinah Fetty Kwartati (kiri) dalam acara Panggung Karya Nusantara di Jakarta, Jumat (24/11/2023). lFoto: Dok. Kemenkop UKM)
Menkop UKM Teten Masduki (kedua kanan) dan Direktur Utama Sarinah Fetty Kwartati (kiri) dalam acara Panggung Karya Nusantara di Jakarta, Jumat (24/11/2023). lFoto: Dok. Kemenkop UKM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Teten Masduki mendukung upaya PT Sarinah (Persero) yang berkomitmen membuka peluang bagi UMKM lokal untuk semakin berkembang. Khususnya bagi para UMKM memperluas pasarnya baik di dalam maupun luar negeri.

Salah satu wujud konkret tersebut yakni melalui penyelenggaraan Panggung Karya Nusantara yang menghadirkan dan memamerkan 30 karya batik langka di era Presiden Pertama Indonesia, Soekarno.

Baca juga : Menkop Teten Optimistis Industri Modest Fashion Indonesia Jadi Tren Global

“Sarinah bukan hanya menjadi rumah bagi karya anak bangsa yaitu UMKM lokal, saat ini Sarinah juga menjadi panggung bagi batik langka Tanah Air sehingga mampu menjadi daya tarik wisata dan memperkuat sektor ekonomi kreatif kita,” ucap Teten Masduki dalam acara Panggung Karya Nusantara yang mengusung tema ‘Batik Indonesia Era Sukarno di Sarinah,’ di Jakarta, Jumat (24/11/2023).

Teten bilang, Sarinah selama dua tahun bertransformasi juga aktif melakukan berbagai kegiatan dan menyelenggarakan event yang mampu menarik masyarakat untuk berkunjung.

Baca juga : Gandeng Pemkot Bogor, Agrinesia Dorong UMKM Lokal Dilirik Wisatawan

“Setiap ada tamu dari luar negeri datang ke Sarinah, kagum dengan karya anak bangsa yang ditampilkan di sini. Sarinah tak hanya menjadi mall tapi juga menjadi tempat wisata belanja,” ujarnya.

Dikatakan Teten, selama ini batik warisan leluhur, terutama di era Sukarno sangat monumental di tengah perkembangan batik di Tanah Air.

Baca juga : Top, Jersey Giroud Saat Jadi Kiper Darurat Mau Dilego

Batik adalah salah satu jenis wastra Indonesia yang paling terkenal, dengan beragam teknik pembuatan, motif, serta masing-masing memiliki makna filosofis.

Indonesia begitu kaya, memiliki lebih dari 300 motif batik yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Harus ada perlindungan terhadap kekayaan intelektual atau motif batik yang menjadi ciri khas daerah.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.